Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Perempuan Jadi Pencari Nafkah Utama, Lelaki Harus Keluarkan Upaya Optimal

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 18 Maret 2022 - 07:31 WIB
Perempuan Jadi Pencari Nafkah Utama, Lelaki Harus Keluarkan Upaya Optimal
Ilustrasi pasangan suami istri yang membuka usaha bersama. Foto: iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Di Indonesia umum ditemui pemikiran bahwa lelaki bertanggung mencari nafkah keluarga, sementara perempuan alangkah baiknya dirumah untuk mengurus rumah dan anak. Namun, seiring perkembangan zaman, anggapan tersebut perlahan mulai bergeser.

Koordinator Nasional Aliansi Laki-laki Baru, Saeroni mengatakan tidak masalah jika perempuan yang mencari nafkah sebagai pengganti pencarian nafkah utama. Menurut Roni, mencari nafkah merupakan tanggungjawab bersama, asalkan kedua belah pihak tetap menjaga keseimbangan.

Baca juga: Gus Mus: Menafkahi Keluarga Merupakan Sedekah

"Akan tetapi, jika itu terjadi dengan diikuti oleh sifat malas pasangan, ini yang menjadi masalah. Lelaki juga harus mengeluarkan effort optimalnya," ujar Roni dalam acara Work Life Balance, Kamis (17/3/2022).

Kuncinya di sini, Roni menambahkan, bagaimana seorang manusia baik lelaki maupun perempuan menggunakan potensi yang dimilikinya untuk membuat kebaikan atau menjawab masalah-masalah yang dihadapi, bukan melempar ke orang lain.

"Nah, jika karena situasi dan kondisi tertentu kemudian perempuan lebih berpeluang untuk mencari nafkah, lalu lelaki peluangnya lebih kecil, maka lelaki mestinya mengambil tanggungjawab yang lain, yang porsinya tidak kalah besar dengan perempuan," ungkapnya.

"Misal dengan melakukan pekerjaan rumah, sehingga keseimbangan tanggungjawabnya terwujud," lanjut Roni.

Menurut Roni, akan jadi masalah besar jika keseimbangan tanggungjawab itu tidak terwujud, sebab hal tersebut berkaitan dengan kesetaraan.

Baca juga: Ketika Istri Bekerja, Apakah Suami Masih Wajib Menafkahi? Begini Pandangan Islam

"Kesempatan dalam mengoptimalkan diri dan menjawab tantangan keluarga yang dimiliki termasuk mengambil tanggungjawab dan kesempatan untuk melakukan hal terbaik untuk menjawab masalah yang ada di dalam keluarga," pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)