home masjid

Wisata Masjid Kapal Mati Suri, Tidak Ada Aktivitas Shalat 5 Waktu

Rabu, 28 Juli 2021 - 15:10 WIB
Masjid Kapal Nuh di Semarang yang menjadi tumpuan warga sekitar. (Foto: Istimewa).
Masjid kapal yang berada di Jalan Kyai Padak Kota Semarang masih ditutup sementara waktu. Bangunan ini juga bukan rumah ibadah, sehingga tidak ada aktivitas jamaah shalat lima waktu di sana.

Sebelumnya objek wisata baru tersebut memang banyak dikunjungi wisatawan sejak empat lima tahun terakhir ini. Bermula dari unggahan salah satu netizen di media sosial, bangunan yang berbentuk menyerupai kapal tersebut pun pada akhirnya ramai dikunjungi warga Semarang dan sekitarnya.

Melihat bangunan kapal yang cukup besar tersebut, mengingatkan kita akan perjuangan Nabi Nuh alaihi sallam saat menyelamatkan pengikutnya dari musibah banjir bandang. Kapal raksasa buatannya ini mampu menampung manusia maupun hewan ternak dengan jumlah besar.

Karena sejarah tersebut, ada seorang yang membangunnya replika kapal Nabi Nuh dengan desain seperti masjid. Jaraknya berada sekitar satu jam perjalanan dari Kota Semarang, tidak jauh dari Pasar Mijen.

Akses menuju ke tempat tersebut sudah lumayan bagus, meski harus menyusuri jalan pedesaan. Tiket masuknya pun tidak mahal, cukup merogoh kocek Rp3.000 untuk masuk melihat-lihat bangunan itu.

Nama Masjid kapal, disematkan masyarakat karena berbentuk menyerupai kapal. Ukurannya pun cukup besar, dengan panjang sekitar 25 meter dan tinggi kurang dari 10 meter. Memiliki tiga lantai, dengan bangunan di atas kapal menyerupai jendela gedung.

Bagian atas kapal terdapat kubah seperti masjid. Sementara untuk kapalnya sendiri terbuat dari kayu kapal-kapal pada umumnya. Keunikan Masjid Kapal ini membuat banyak wisatawan berkunjung ke sana.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid shalat berjamaah semarang ppkm
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya