Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home masjid detail berita

Wisata Masjid Kapal Mati Suri, Tidak Ada Aktivitas Shalat 5 Waktu

arif purniawan Rabu, 28 Juli 2021 - 15:10 WIB
Wisata Masjid Kapal Mati Suri, Tidak Ada Aktivitas Shalat 5 Waktu
Masjid Kapal Nuh di Semarang yang menjadi tumpuan warga sekitar. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Semarang - Masjid kapal yang berada di Jalan Kyai Padak Kota Semarang masih ditutup sementara waktu. Bangunan ini juga bukan rumah ibadah, sehingga tidak ada aktivitas jamaah shalat lima waktu di sana.

Sebelumnya objek wisata baru tersebut memang banyak dikunjungi wisatawan sejak empat lima tahun terakhir ini. Bermula dari unggahan salah satu netizen di media sosial, bangunan yang berbentuk menyerupai kapal tersebut pun pada akhirnya ramai dikunjungi warga Semarang dan sekitarnya.

Melihat bangunan kapal yang cukup besar tersebut, mengingatkan kita akan perjuangan Nabi Nuh alaihi sallam saat menyelamatkan pengikutnya dari musibah banjir bandang. Kapal raksasa buatannya ini mampu menampung manusia maupun hewan ternak dengan jumlah besar.

Karena sejarah tersebut, ada seorang yang membangunnya replika kapal Nabi Nuh dengan desain seperti masjid. Jaraknya berada sekitar satu jam perjalanan dari Kota Semarang, tidak jauh dari Pasar Mijen.

Akses menuju ke tempat tersebut sudah lumayan bagus, meski harus menyusuri jalan pedesaan. Tiket masuknya pun tidak mahal, cukup merogoh kocek Rp3.000 untuk masuk melihat-lihat bangunan itu.

Nama Masjid kapal, disematkan masyarakat karena berbentuk menyerupai kapal. Ukurannya pun cukup besar, dengan panjang sekitar 25 meter dan tinggi kurang dari 10 meter. Memiliki tiga lantai, dengan bangunan di atas kapal menyerupai jendela gedung.

Bagian atas kapal terdapat kubah seperti masjid. Sementara untuk kapalnya sendiri terbuat dari kayu kapal-kapal pada umumnya. Keunikan Masjid Kapal ini membuat banyak wisatawan berkunjung ke sana.

Tapi setelah diberlakukan PSBB dan PPPKM sekarang ini, pengunjung tempat wisata itu sempat membeludak. Namun akibat pandemi Covid-19, Masjid Kapal ditutup sementara atau mati suri.

Masjid kapal sendiri merupakan milik perseorangan dan bukan bangunan masjid, tempat ibadah ummat Islam. Bangunan ini sebenarnya akan digunakan untuk ruang pertemuan.

Mantan Perangkat Desa Podorejo, Yasin menyampaikan, dulu izinnya kepada pihak desa, bangunan tersebut akan difungsikan sebagai ruang pertemuan. Tapi gara-gara unggahan salah satu pengunjung tempat itu, akhirnya viral dan ribuan orang datang ke sana.

"Tidak ada aktivitas salat di sana. Karena memang bukan masjid, selain itu letaknya juga tidak representatif jika digunakan untuk beribadah," kata Yasin, kepada Langit7.id Selasa (27/7/2021).

Yasin menuturkan, akibat pemberlakukan PPKM level 4, saat ini tidak ada aktivitas di Masjid Kapal. Warga setempat pun tidak bisa menggelar dagangan seperti sebelumnya.

"Dampaknya besar kepada masyarakat sini. Ada yang berjualan nasi pecel, tape, ceriping singkong dan makanan khas desa lainnya. Sektor ekonomi bisa terangkat. Tapi sekarang sulit," ujarnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)