PLN: Kebutuhan Listrik MotoGP Mandalika Meningkat 40 Persen
Redaksi
Ahad, 20 Maret 2022 - 10:20 WIB
Sirkuit Mandalika di Lombok. Foto: Istimewa.
PT PLN turut menyukseskan helatan MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, setelah menyelesaikan persiapan sistem dan jaringan kelistrikan.
Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Adi Priyanto, mengatakan, kebutuhan listrik untuk MotoGP meningkat hingga 40 persen dibandingkan dengan penyelenggaran World Superbike November silam. Saat itu, kebutuhan listrik untuk WSBK sebesar 1,1 megawatt (MW), sementara pada MotoGP kebutuhan listrik meningkat hingga 1,7 MW.
"Setelah kami melakukan persiapan, alhamdulillah kami bisa menghadirkan listrik berkualitas dan handal. Kebutuhan listrik naik 40 persen dibandingkan dengan World Superbike," katanya, dikutip Ahad (20/3/2022).
Baca Juga:Jelang MotoGP Mandalika, PLN Resmikan Empat Proyek Strategis di Lombok
Ia menjelaskan,sirkuit Mandalika masuk dalam Sistem Kelistrikan Lombok telah dipersiapkan dengan Daya Mampu Netto sebesar 392,3 MW.
Adapun beban puncak Sistem Kelistrikan Lombok sebesar 302,2 MW dan cadangan daya sekitar 29,8 persen. Adi mengatakan PLN berkomitmen penuh untuk mendukung event MotoGP dengan pelayanan listrik tanpa kedip.
Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Adi Priyanto, mengatakan, kebutuhan listrik untuk MotoGP meningkat hingga 40 persen dibandingkan dengan penyelenggaran World Superbike November silam. Saat itu, kebutuhan listrik untuk WSBK sebesar 1,1 megawatt (MW), sementara pada MotoGP kebutuhan listrik meningkat hingga 1,7 MW.
"Setelah kami melakukan persiapan, alhamdulillah kami bisa menghadirkan listrik berkualitas dan handal. Kebutuhan listrik naik 40 persen dibandingkan dengan World Superbike," katanya, dikutip Ahad (20/3/2022).
Baca Juga:Jelang MotoGP Mandalika, PLN Resmikan Empat Proyek Strategis di Lombok
Ia menjelaskan,sirkuit Mandalika masuk dalam Sistem Kelistrikan Lombok telah dipersiapkan dengan Daya Mampu Netto sebesar 392,3 MW.
Adapun beban puncak Sistem Kelistrikan Lombok sebesar 302,2 MW dan cadangan daya sekitar 29,8 persen. Adi mengatakan PLN berkomitmen penuh untuk mendukung event MotoGP dengan pelayanan listrik tanpa kedip.