Mitos Angka 13 dan Kesialan di Hari Jumat, Dipopulerkan Nonmuslim
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 25 Maret 2022 - 13:50 WIB
Mitos angka 13 dan kesialan di hari Jumat. (Foto: Pixabay).
Mitos angka 13 kembali muncul setelah insiden yang dialami pembalap MotoGP Alex Rins dan Marc Marquez belum lama ini di Sirkuit Mandalika Lombok.
Kedua pembalap itu dikatakan bernasib apes saat melintasi tikungan ke-13. Motor Alex Rins terbakar dan Marc Marquez terjatuh di lokasi yang sama.
Faktanya, motor Alex Rins mengalami kebocoran oli, sementara ban motor Marc Marquez dinilai tak kuat menahan aspal panas di lintasan tersebut. Namun angka 13 terlanjur menjadi momok, sehingga dua kecelakaan itu dikaitkan dengan mitos sial.
Baca Juga: Keutamaan Hari Jumat, Lebih Agung dari Lebaran Idul Fitri
Melansir dari sejumlah sumber, angka 13 disebut mengandung sial karena penelitian ilmuwan yang meyakini bahwa 12 merupakan angka sempurna dan setelah itu berarti keburukan, yakni 13.
Semua hal itu ternyata dipopulerkan oleh kalangan non-muslim. Berikut sejarah tentang mitos angka 13 yang dianggap sial.
1. Dari Bangsa Sumeria Kuno
Kedua pembalap itu dikatakan bernasib apes saat melintasi tikungan ke-13. Motor Alex Rins terbakar dan Marc Marquez terjatuh di lokasi yang sama.
Faktanya, motor Alex Rins mengalami kebocoran oli, sementara ban motor Marc Marquez dinilai tak kuat menahan aspal panas di lintasan tersebut. Namun angka 13 terlanjur menjadi momok, sehingga dua kecelakaan itu dikaitkan dengan mitos sial.
Baca Juga: Keutamaan Hari Jumat, Lebih Agung dari Lebaran Idul Fitri
Melansir dari sejumlah sumber, angka 13 disebut mengandung sial karena penelitian ilmuwan yang meyakini bahwa 12 merupakan angka sempurna dan setelah itu berarti keburukan, yakni 13.
Semua hal itu ternyata dipopulerkan oleh kalangan non-muslim. Berikut sejarah tentang mitos angka 13 yang dianggap sial.
1. Dari Bangsa Sumeria Kuno