Membaca surat Al-Kahfi di malam dan hari Jumat merupakan salah satu amalan yang dianjurkan bagi umat Islam. Ada banyak keutamaan yang terkandung dari surat ke-18 dalam Al-Qur'an ini.
Amalan Jumat kemudian tak lagi jadi kewajiban semata. Ia menjelma menjadi peluang. Membaca Al-Kahfi, bershalawat, saling mendoakan, bahkan sekadar diam mendengar khutbah dengan takzim, semua punya bobot yang ditulis malaikat.
Iduladha tahun ini jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025. Lalu, apakah umat Islam tetap diwajibkan melaksanakan salat Jumat, atau cukup dengan salat Id saja dan kemudian salat Zuhur di rumah?
Terdapat hadis sahih yang menjelaskan bahwa hari kiamat terjadi pada hari Jumat, sebagaimana diriwayatkan dalam Sahih Muslim. Hanya saja, hari Jumat kapankah hal itu terjadi?
Hablum minAllah dan hablum minannas, kalimat yang sangat familiar yang dengan itu ada empat kemungkinan yang terjadi. Pertama, manusia yang buruk hablum minAllah-Nya, juga buruk Hablum minannas-nya, kehinaan dunia dan akhirat bagiannya.
Rasulullah SAW 14 abad yang lalu telah memberikan sinyalemen, dan sinyalemen ini sudah dapat kita saksikan, dengarkan, dan rasakan bahkan tidak mustahil sinyalemen tersebut sudah merasuk menjadi paradigma dan karakter hidup kita.
Sesuai penanggalan Hijriah yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI, bulan ketujuh dalam kalender Islam, yakni Rajab 1446 H, diawali pada tanggal 1 Januari 2025
Hari Jumat menyimpan keistimewaan luar biasa dalam Islam sebagai sayyidul-ayyam. Membaca Surat Al-Kahfi pada malam atau hari Jumat membawa berkah berlipat, memberikan perlindungan dari fitnah, dan memancarkan cahaya hingga Jumat berikutnya. Amalan ini menjadi tradisi yang kuat di kalangan umat Muslim.
PP Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1444 H jatuh pada Jumat, 21 April 2023. Kondisi tersebut tentu membuat sebagian masyarakat kebingungan
PP Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1444 H jatuh pada Jumat, 21 April 2023. Artinya, sebagian besar umat Islam di Indonesia akan merayakan Idul Fitri pada Jumat.