Ada banyak perayaan yang dilakukan umat manusia di muka bumi. Tapi, Allah Taala menetapkan Jumat sebagai hari raya umat Islam. Di mana berbagai hari ini memiliki banyak keistimewaan.
Amalan-amalan khusus ini bukan berarti dilakukan sembarangan. Pasalnya, amalan khusus hari Jumat ini sesuai dengan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Bagi kaum muslimin, Jumat adalah hari terpenting dalam sepekan. Jumat berasal dari kata Jummah yang secara harfiah diterjemahkan menjadi 'hari jemaah'.
Umat Islam memang tidak dianjurkan berpuasa di hari Jumat. Hal ini mengacu perintah Nabi SAW, kecuali memang diikuti dengan shaum sebelum atau setelahnya.
Ada ganjaran pahala besar bagi kaum muslimin yang datang ke masjid lebih awal untuk salat Jumat. Hal ini harus menjadi motivasi umat menggiatkan ibadah.
Muslim yang taat pasti akan mendahulukan rutinitas ibadahnya sebelum memulai aktivitas kerja harian. Segala kegiatan tersebut bahkan dilakukan sejak dini hari.
Laki-laki muslim diwajibkan untuk salat Jumat. Bila sampai meninggalkan ibadah tersebut 3 kali beruturut-turut, diancam ditutup pintu hatinya oleh Allah SWT.
Hari Jumat disebut juga sebagai Sayyidul Ayyam atau Tuannya Hari. Sebutan itu disematkan karena ada 5 peristiwa besar yang terjadi pada hari khusus tersebut.
Saat khatib duduk di antara dua khutbah Jumat merupakan salah satu waktu mustajabnya doa. Untuk itu, jemaah dianjurkan segera mengakat tangan dan memohon.