Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 10 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

6 Keistimewaan Jumat, Hari Raya Pekanan Umat Islam

Muhajirin Jum'at, 10 Februari 2023 - 06:00 WIB
6 Keistimewaan Jumat, Hari Raya Pekanan Umat Islam
Umat Islam di Turki menghadiri salat Jumat (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Ada banyak perayaan yang dilakukan umat manusia di muka bumi. Tapi, Allah Ta’ala menetapkan Jumat sebagai hari raya umat Islam. Di mana berbagai hari ini memiliki banyak keistimewaan.

Pada hari ini, umat manusia berkumpul di dalam masjid untuk mendengarkan khutbah nasihat-nasihat keimanan dan ketakwaan. Tidak seperti perayaan fana yang bersifat euforia dan menghambur-hamburkan harta.

Allah Ta'ala telah menjadikan Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha sebagai perayaan tahunan umat Islam. Tapi, banyak yang sering abai tentang Hari Raya pekanan, yakni Hari Raya Jumu’ah atau Jumat.

Baca Juga: Fakta-fakta Hari Jumat, Hari Rayanya Umat Islam

Melansir aboutislam, ada enam keistimewaan Hari Jumat, di antaranya:

1. Hari Raya Umat Islam

Rasulullah SAW menyebut Jumat sebagai hari raya. Hal tersebut termaktub dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas. Rasulullah SAW bersabda:

“Hari ini (Jumat) adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam. Siapa yang ingin melaksanakan shalat Jumat, hendaklah mandi, memakai wangi-wangian kalau ada, dan menggosok gigi (siwak).” (HR Ibnu Majah)

2. Jumat Dijadikan Nama Surah dalam Al-Qur’an

Surah Al-Jumuah merupakan satu-satunya surah di Al-Quran yang menjelaskan tentang keutamaan hari Jumat. Surah ini diturunkan setelah Rasulullah hijrah ke Madinah. Surah ini terdiri dari 11 ayat, 180 kalimat, dan 576 huruf.

Baca Juga: 7 Amalan Ini Dianjurkan Rasulullah SAW Khusus Hari Jumat

Dalam urutan Mushaf Al-Qur'an, Surah Al-Jumuah berada di urutan ke-62. Ada banyak keistimewaan dalam surah ini, di antaranya adalah mengulas tentang harta yang barokah, pahala kebaikan, kebiasaan rasul, seruan shalat Jumat, hingga memercayai kedatangan rasul dan peringatan Allah Ta’ala.

3. Hari Terbaik dalam Sepekan

Jumat merupakan hari yang paling afdhal dari semua hari dalam sepekan. Dia adalah hari penuh berkah. Terdapat berbagai hadits yang menjelaskan keutamaan dan kemuliaan Jumat.

Di antaranya hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik hari di mana matahari terbit di saat itu adalah hari Jumat.”

Baca Juga: Hari Jumat Waktunya Keramas, Ikuti 7 Tips Mencuci Rambut

4. Hari Penciptaan Umat Manusia


Jumat merupakan hari manusia pertama diciptakan, yakni penciptaan Nabi Adam AS. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Pada hari ini (Jumat) Adam diciptakan, hari ketika dia dimasukkan ke dalam surga dan hari ketika dia dikeluarkan dari surga.” (HR Muslim)

5. Hari Matahari Terbit dari Barat

Jumat merupakan hari alam semesta dihancurkan dalam sebuah peristiwa dahsyat, yakni Hari Kiamat. Hari ini pula matahari akan terbit dari barat sebagai salah satu tanda besar Hari Kiamat. Rasulullah SAW bersabda:

“Dan saat terakhir tidak akan terjadi pada hari selain hari Jumat.” (HR Muslim)

Baca Juga: Benarkah Umat Islam Dilarang Puasa Hari Jumat? Begini Penjelasan UAS

6. Khutbah Wada’ Rasulullah


Rasulullah SAW menyampaikan khutbah terakhir sebagai rasul pada hari Jumat. Sejarah mencatat peristiwa itu sebagai Haji Wada’. Haji wada dikenal dengan sebutan haji perpisahan sebelum wafatnya Nabi Muhammad SAW. Haji wada merupakan haji pertama dan terakhir yang dilaksanakan Rasulullah.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 10 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan