LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 7
amalan khusus yang dianjurkan untuk dilakukan pada hari Jumat. Untuk itu, umat Islam tidak boleh melewatkan kesempatan baik di hari ini.
Amalan-amalan khusus ini bukan berarti dilakukan sembarangan. Pasalnya, amalan khusus
hari Jumat ini sesuai dengan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Dengan kata lain, amalan khusus hari Jumat ini merupakan sunnah bagi kaum muslimin. Lantas apa saja amalan khusus hari Jumat itu?
Baca Juga: Fakta-fakta Hari Jumat, Hari Rayanya Umat IslamMenukil
The Muslim Vibe, Jumat (3/2/2023), berikut 7 amalan khusus sesuai sunnah Rasulullah yang dianjurkan pada hari Jumat:
1. Menghadiri Salat JumatSudah seharusnya setiap umat Islam melaksanakan ibadah di masjid, kecuali karena uzur. Namun khusus hari Jumat, menghadiri
salat Jumat di masjid menjadi kewajiban bagi kaum Adam.
Sahabat Langit7 dianjurkan untuk istirahat dari dari pekerjaan, sekolah, dan aktivitas duniawi lainnya untuk menghadiri khutbah Jumat. Tak cukup hanya hadir, tapi Sahabat juga harus duduk diam dan aktif mendengarkan khutbah.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang berwudhu, melakukannya dengan baik, kemudian datang salat Jumat, mendengarkan dan berdiam diri, dosa-dosanya antara waktu itu dan Jumat berikutnya akan diampuni." (HR. Abu Dawud)
Hadis tersebut menandakan bahwa jemaah salat Jumat dilarang melakukan kegiatan lain daat khatib sudah naik mimbar.
Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa berbicara pada hari Jumat sementara imam sedang khutbah, maka ia seperti keledai yang membawa kitab-kitab." (Mishkat al-Masabih).
Di sisi lain, umat Islam, khususnya kaum Adam dilarang meninggalkan salat Jumat tanpa uzur yang jelas. Sebab, ganjaran orang yang sering meninggalkan salat Jumat akan ditutup pintu hatinya oleh Allah.
Nabi SAW bersabda, "Siapa yang meninggalkan tiga kali salat Jumat karena meremehkan, niscaya Allah SWT akan menutup hatinya." (HR. Ibnu Majah dan Abu Daud).
2. Baca Surat Al-KahfiAmalam sunnah pada hari Jumat lainnya adalah membaca surat Al-Kahfi. Membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat dapat menuntun seorang muslim dari kegelapan menuju keimanan yang bercahaya.
Nabi bersabda, "Barang siapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat." (HR Abu Bakr bin Mardawaih).
3. Mandi Jumat Mandi ketika hendak mendatangi masjid untuk salat Jumat juga dianjurkan. Hal itu seperti sabda Rasulullah SAW, yang artinya:
"Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya." (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).
Baca Juga: Benarkah Umat Islam Dilarang Puasa Hari Jumat? Begini Penjelasan UAS4. BerdoaSebuah hadis yang sangat terkenal dari Sahih Bukhari mencatat, Rasulullah SAW berbicara tentang waktu yang sangat khusus di hari Jumat. Di mana Allah menjamin jawaban atas doa yang dipanjatkan hamba-Nya.
"Pada hari Jumat terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah SWT melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah Ashar." (HR Abu Dawud).
5. SalawatDalam Sunan Abi Dawud, Nabi bersabda: "Maka kirimkanlah shalawat yang banyak kepadaku (pada hari Jumat), karena shalawatmu akan diperlihatkan kepadaku.”
6. BeramalBeramal merupakan amalan penting dalam agama Islam untuk dilakukan secara rutin. Dalam hal ini, beramal untuk meringankan beban orang yang membutuhkan.
Adapun beramal yang dimaksudkan di sini yaitu dengan memperbanyak sedekah, baik dari segi nilai maupun kualitasnya. Terutama di hari Jumat, karena nilai pahala sedekahnya lebih besar ketimbang hari lainnya.
7. Tidur SiangTidur siang menjadi bagian sunah yang bisa Sahabat lakukan di hari Jumat. Setidaknya ada dua hadis dalam Sahih Bukhari yang menjelaskan tentang tidur siang di hari Jumat.
Sahabat Rasul bernama Anas mengatakan: "Kami dahulu datang lebih awal untuk sholat Jumat, kemudian baru kami tidur siang hari (qailulah)." (HR. Bukhari).
Dalam riwayat lain yang bersumber dari Sahal bin Sa’ad bahwa: "Kami salat bersama Rasulullah pada hari Jumat, baru setelah itu kami tidur siang." (HR. Bukhari).
Baca Juga:
Hukum Berpuasa di Hari Jumat, Begini Anjuran Rasulullah SAW
Hari Jumat Waktunya Keramas, Ikuti 7 Tips Mencuci Rambut(gar)