LANGIT7.ID, Jakarta - Jangan lupa untuk mengerjakan rangkaian sunnah sebelum dan sesudah
salat Jumat. Apalagi Jumat merupakan sayyidul ayyam dan hari rayanya kaum muslimin.
Sebagai pengingat, setidaknya ada 11
sunnah penting di hari Jumat yang tak boleh Sahabat lewatkan begitu saja.
Abu Hurairah RA, menyampaikan bahwa Nabi SAW bersabda, “Hari terbaik di mana matahari terbit adalah
hari Jumat; di atasnya Adam diciptakan; hari dia masuk surga; dikeluarkan dari surga; dan hari kiamat tidak akan terjadi pada hari selain hari Jumat.” (HR. Muslim).
Lantas apa saja 11 sunnah penting itu? Melansir
Muslim Empowerment, berikut 11 sunnah penting yang tak boleh dilewatkan, baik sebelum maupun sesudah salat Jumat:
1. Mandi Abu Sa'id Al-Khudr mengatakan: "Saya bersaksi bahwa Rasulullah SAW bersabda, 'Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap Muslim yang telah mencapai usia pubertas dan juga membersihkan gigi dengan siwak dan menggunakan parfum (jika ada). (HR. Bukhari).
2. SiwakSama seperti disebutkan hadis di atas, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk bersiwak setiap akan salat. Terutama di hari Jumat.
Rasulullah SAW bersabda, "Seandainya aku tidak khawatir memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali akan salat." (HR. Bukhari).
3. Pakaian TerbaikNabi Muhammad SAW juga menganjurkan umatnya untuk mengenakan pakaian dan perhiasan terbaik ketika hendak berangkat ke masjid dan menunaikan salat Jumat.
Bahkan perintah itu juga disebutkan di dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman: “Pakailah perhiasanmu pada setiap waktu shalat.” (QS. Al-A’raf: 31)
Adapun perhiasan yang dimaksudkan ini bukan seperti milik perempuan. Perhiasan bagi laki-laki seperti jam tangan, cincin, kopiah, dan semacamnya.
4. Wewangian/ParfumBagi laki-laki, hendaklah memakai minyak wangi yang baik dan memiliki wangi yang jelas (maskulin).
Diriwayatkan dari Aisyah RA, berkata: "Aku memakaikan Rasulullah SAW dengan minyak wangi terbaik yang beliau dapati, sehingga aku dapatkan bekas wangi di rambut dan jenggotnya." (HR. Bukhari).
5. Potong Kuku Abu Hurairah juga meriwayatkan hadis dari Rasulullah yang menyatakan, “Fitrah itu ada lima: berkhitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR al-Bukhari dan Muslim)
6. Baca Surat Al-KahfiRasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat." (HR. Abu Bakr bin Mardawaih).
Sahabat dianjurkan untuk membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat. Bila tak memungkinkan untuk menuntaskannya karena sibuk kerja atau uzur lainnya, surat Al-Kahfi ini juga bisa dibaca pada 10 ayat pertama dan 10 ayat terakhirnya.
Bahkan, Sahabat juga boleh membacanya secara dicicil. Namun, dengan niat untuk menuntaskannya di hari Jumat yang sama.
7. Salawat kepada Nabi Muhammad SAW Membaca salawat sebanyak-banyaknya sangat dianjurkan bagi kaum muslimin. Selain untuk bekal di hari kiamat kelak, salawat juga bisa memudahkan dalam mendapatkan suatu kebaikan.
Rasulullah SAW bersabda, “Maka perbanyaklah (saalawat) kepadaku pada hari (Jumat) ini, sesungguhnya salawat kalian akan ditampakkan kepadaku.” (HR.
Abu Daud).
8. Mustajab Doa Khusus di hari Jumat ada waktu ijabah singkat yang sayang dilewatkan. Selain saat khatib duduk dari khutbahnya, juga di waktu singkat antara Ashar dan Maghrib.
Rasulullah SAW bersabda, “Pada hari ini ada waktu ketika tidak ada seorang Muslim berdiri dan berdoa, meminta sesuatu kepada Allah, kecuali Allah akan mengabulkannya." Nabi memberi isyarat dengan tangannya untuk menunjukkan betapa singkatnya waktu itu. (HR. Bukhari dan Muslim).
Ibn Al-Qayyim mengatakan bahwa waktu singkat ini dapat ditemukan pada waktu setelah salat Ashar sampai Maghrib.
“Jumat memiliki dua belas jam (atau sebagian darinya). Ada satu waktu di mana jika seorang Muslim meminta sesuatu kepada Allah, Allah akan memberikannya kepadanya, jadi carilah itu pada waktu terakhir setelah Ashar.” (Abu Dawud dan An-Nasai).
9. Berangkat Ke Masjid Lebih AwalAllah SWT berfirman dalam Alquran, yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman! Ketika adzan dikumandangkan untuk salat pada hari Jumat (salat Jumat), datanglah untuk mengingat Allah (khutbah dan salat), dan tinggalkan bisnis (dan hal lainnya). Itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui!” (QS. al-Jumu’ah: 9)
Ketepatan waktu tidak dinilai terlalu tinggi. Simak hadits ini:
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Di bari Jumat, Malaikat berdiri di pintu masjid dan terus menulis nama-nama orang yang datang ke masjid berturut-turut sesuai dengan kedatangan mereka. Perumpamaan orang yang masuk masjid pada waktu paling awal adalah orang yang mempersembahkan seekor unta (untuk kurban); yang datang berikutnya seperti orang yang mempersembahkan seekor sapi, dan kemudian seekor domba jantan; dan kemudian seekor ayam; dan kemudian telur. Ketika Imam keluar (untuk khutbah Jumat) mereka (malaikat) melipat kertas mereka dan mendengarkan khutbah.” (HR. Al-Bukhari).
10. Tidak Melangkahi Pundak JemaahAbdullah bin Busr RA bercerita, Ada seseorang, dia melangkahi pundak-pundak jemaah ketika salat Jumat. Sementara Nabi SAW sedang berkhutbah.
Lalu Nabi SAW memerintahkan orang ini, “Duduk!, kamu mengganggu.” (HR. Abu Daud, Ibn Majah, dishahihkan al-Albani).
Ulama berbeda pendapat mengenai hukum melangkahi pundak jemaah ketika jumatan adalah makruh. Ini merupakan pendapat mayoritas ulama, pendapat yang masyhur menurut Syafiiyah dan madzhab Hambali.
11. Dengarkan Khutbah Mendengarkan khutbah dengan penuh perhatian termasuk tidak menyela pembicara, tidak berbisik/berbicara dengan orang di sebelah, dan tidak bertanya selama Khutbah (diam bahkan ketika Anda tidak mengerti sesuatu).
Rasulullah SAW bersabda, “Jika kamu berkata kepada temanmu, 'Diamlah!' sementara imam sedang berkhutbah di hari Jumat, sungguh ia telah berbuat sia-sia.” (Muttafaqun ‘alaihi)
Sebagai penutup, berikut hadis yang mencakup rangkaian sunnah penting di hari Jumat:
Nabi SAW bersabda, “Jika seorang pria mandi pada hari Jumat, membersihkan dirinya sebanyak yang dia bisa, meminyaki rambutnya, menggunakan parfum yang tersedia di rumahnya, berangkat ke masjid, tidak memisahkan dua orang (untuk membuat tempat duduk bagi dirinya sendiri). Mengerjakan salat sebanyak yang dituliskan (oleh Allah) untuknya, diam ketika Imam berbicara, maka dosa-dosanya antara Jumat itu dan Jumat berikutnya akan diampuni." (HR. Bukhari).
(bal)