Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Rutinitas Pagi Seorang Muslim, Ibadah Selalu Nomor Wahid

mahmuda attar hussein Jum'at, 13 Januari 2023 - 06:00 WIB
Rutinitas Pagi Seorang Muslim, Ibadah Selalu Nomor Wahid
Rutinitas Pagi Seorang Muslim, Ibadah Selalu Nomor Wahid. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Muslim yang taat pasti akan mendahulukan rutinitas ibadahnya sebelum memulai aktivitas kerja harian. Segala kegiatan tersebut bahkan dilakukan sejak dini hari.

Semua hal ini mencontoh teladan Nabi Muhammad SAW yang bangun sebelum masuk waktu subuh dan beliau melakukan berbagai rangkaian ibadah sunnah.

Selanjutnya, Nabi Muhammad juga melanjutkan ibadah tersebut sampai waktu matahari terbit. Nah, sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita mengikuti suri teladan, yakni Rasulullah SAW.

Lantas apa saja rangkaian ibadah pagi itu? Melansir Productive Muslim, berikut daftar ibadah yang bisa Sahabat lakukan menyesuaikan dengan waktu dini hari hingga pagi.

Pukul 02.00 - 04.00: Tindakan Penting

1. Bangun!

Langkah pertama dan terpenting untuk memiliki rutinitas pagi yang baik adalah bangun pagi!

Pasalnya rajin untuk bangun pagi dan tepat waktu akan membawa semangat kerja hingga Sahabat kembali beristirahat di waktu malam hari.

Sebaliknya, ketika Sahabat banyak menunda untuk bangun pagi atau justru bangun siang, tentu akan membuat malas dan mengganggu produktivitas sepanjang hari.

"Setan mengikat tiga tali ikatan di atas tengkuk kepala seseorang dari kalian saat dia tidur, setan mengencangkan ikatan tersebut (sambil berkata):
Malam masih panjang maka tidurlah.
Jika dia bangun dan mengingat Allah maka lepaslah satu tali ikatan.
Jika kemudian dia berwudhu maka lepaslah tali yang kedua, dan jika ia mendirikan shalat lepaslah satu tali ikatan, dan pada pagi harinya ia akan merasakan semangat dan jiwa yang tentram.
Namun bila dia tidak melakukan itu, maka pagi itu jiwanya tidak tentram dan ia merasa malas." (HR. Bukhari).

2. Berdoa

Ada doa yang diajarkan Rasulullah SAW setelah bangun tidur. Maka Sahabat juga mesti mengikuti tuntunannya dan menambahkannya dengan membaca 10 ayat terakhir dari Surat Al-Imran.

Dari sahabat Ibnu Abbas ra berkata: "Maka Rasulullah tidur sampai setengah malam, atau menjelang tengah malam atau lewat sedikit, beliau bangun, lalu beliau duduk dengan mengusap wajahnya, kemudian beliau membaca 10 ayat terakhir dari surat Ali Imran, kemudian beliau berwudhu dan menyempurnakannya, lalu beliau shalat malam. (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Wudhu

Kita semua sepakat bahwa ada sesuatu yang istimewa dari wudhu. Selain memancarkan energi positif, wudhu juga membuat muslim mampu melepaskan rasa kantuknya.

Sahabat juga pernah kan malas bangun tidur? Tapi ketika sudah berwudhu, lantas rasa kantuk itu bisa hilang seketika.

Apalagi Rasulullah SAW telah membeberkan bahwa seketika umatnya berwudhu, maka lepaslah ikatan setan yang mengikatnya selama tidur.

4. Tahajjud dan Witir

Tahajjud bisa digambarkan sebagai “kehormatan bagi orang beriman”. Sebab, sebelum melakukan tahajud, seorang muslim melalui proses yang cukup rumit dan panjang hanya untuk melepas godaan setan.

Itu sebabnya salat sunnah yang satu ini cukup sulit untuk dijalani. Namun bagi yang biasa mengerjakannya akan mendapatkan ketenteraman hati dan pemahaman Al-Qur'an yang lebih baik.

Bahkan, hajat seorang muslim akan dikabulkan saat dipanjatkan dalam salat tahajjud. Jangan lupa untuk mengakhiri salat tahajjud dengan salat witir.

5. Momen Istighfar

Jangan lupa untuk menggunakan 5-10 menit terakhir sebelum masuk waktu subuh untuk memohon ampunan kepada Allah. Caranya dengan memperbanyak istighfar.

Tujuannya agar Sahabat termasuk orang-orang yang Allah sebutkan dalam Al-Qur'an: “Dan pada dini hari, mereka (ditemukan) berdoa untuk pengampunan” (QS. Az-Zariyat: 18).

Pukul 04.20 – 04.25: Adzan Subuh

Untuk wilayah Ibu Kota DKI Jakarta, adzan Subuh dimulai pukul 04.23 WIB. Jawablah kumandang adzan itu seperti yang dikatakan muadzin. Jangan lupa juga doa setelah adzan.

Rasulullan bersabda: "Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa'atku." (HR Muslim).

1. Sholat 2 rakaat sunnah

Jangan pernah lewatkan salat dua rakaat sebelum subuh. Nabi Muhammad bersabda, “Dua rakaat sebelum sholat fajar (Fajr) lebih baik dari dunia ini dan semua isinya." (HR. Muslim).

Bayangkan bila Sahabat melewatkan salat sunnah fajar ini, tapi sangat getol mengerjakan urusan dunia di siang harinya.

Betapa ruginya seorang muslim yang demikian, apalagi Rasulullah telah menyebutkan bahwa salat sunnah fajar lebih baik ketimbang dunia dan seluruh isinya.

2. Doa

Salah satu waktu mustajab doa adalah antara waktu adzan dan ikamah. Jadi manfaatkanlah waktu ini untuk memanjatkan hajat.

Bayangkan ada berapa waktu mustajab yang tak Sahabat lewatkan ketika mengikuti rutinitas Rasulullah. Seperti disaat waktu tahajud dan antara azan dan ikamah.

Diriwayatkan Anas ibn Malik: “Doa yang dipanjatkan antara adzan dan iqamah tidak ditolak.” (HR. Sunan Abu Dawud).

3. Berbaring miring ke kanan

Diriwayatkan 'Aisyah ra: "Rasulullah SAW biasa berdoa dua rakaat ringan sebelum salat subuh, setelah fajar menyingsing dan muadzin telah menyelesaikan adzannya. Dia kemudian akan berbaring miring ke kanan sampai muadzin datang untuk mengucapkan Ikamah. (HR. Bukhari).

4. Salat subuh berjamaah

Tak peduli jauhnya masjid dan gelapnya langit, Sahabat sebagai laki-laki dianjurkan untuk salat subuh berjamaah di masjid.

Usai salat, perbanyaklah zikir untuk memohon ampunan kepada Allah SWT dan melengkapi rangkaian ibadah yang dicontohkan Nabi.

5. Hafalan

Jangan lupa juga untuk selalu memperbanyak hafalan Al-Qur'an dan menguji hafalan itu secara mandiri maupun bersama orang lain di waktu subuh.

Waktu subuh dianjurkan karena otak dan pikiran yang masih segar dan belum terdistraksi dengan urusan dunia dan aktivitas kerja. Jadi cobalah ubah waktu menghafal Al-Qur'an di waktu subuh ketimbang waktu malam (maghrib).

Nah, itulah beberapa rangkaian ibadah pagi yang bisa Sahabat jadikan sebagai rutinitas.

Adapun setelah salat subuh, Sahabat bisa menyiapkan berbagai kebutuhan kerja dan bersiap untuk memulai hari demi mencari nafkah dan melakukan aktivitas lainnya.

Di antara yang bisa Sahabat lakukan setelahnya yakni olahraga, sarapan, dan berangkat ke kantor. Sahabat juga boleh melanjutkan rangkaian ibadah itu dengan melakukan salat Dhuha, baik di rumah maupun di kantor.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)