LANGIT7.ID-Cikarang Barat; Suasana kekeluargaan yang hangat menyelimuti Musyawarah Pemilihan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Quba yang berlokasi di Perumahan Telaga Sakinah, Telaga Murni, Cikarang Barat, Bekasi. Para jamaah yang hadir secara aklamasi sepakat mempertahankan H. Hasan Basri sebagai ketua untuk masa bakti 2026-2030.
Ini merupakan periode kedua bagi H. Hasan Basri yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas UMKM Kabupaten Bekasi. Keputusan bulat ini diambil setelah para jamaah dan pengurus DKM yang hadir secara serempak menyatakan keinginannya agar H. Hasan kembali memimpin.
Meskipun sempat dilemparkan opsi untuk memilih nama-nama lain demi proses musyawarah yang lebih terbuka, mayoritas jamaah tetap teguh menginginkan sosok H. Hasan Basri kembali memegang amanah kepemimpinan.
Menanggapi kepercayaan yang diberikan untuk kedua kalinya, H. Hasan Basri menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam.
"Terima kasih atas amanah yang diberikan jamaah Masjid Quba. Insya Allah, saya akan berusaha menjalankan amanat ini dengan sebaik-baiknya," ujar H. Hasan usai ditetapkan sebagai ketua terpilih.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Kang Hasan ini menjelaskan bahwa langkah pertamanya adalah segera melengkapi kepengurusan DKM agar program kerja dapat segera berjalan.
"Insya Allah, secepatnya akan saya lengkapi kepengurusannya. Karena tanpa tim yang solid, memakmurkan masjid akan terasa berat," tambahnya.
Alasan Jamaah Pertahankan Kepemimpinan H. HasanKeteguhan jamaah mempertahankan H. Hasan Basri bukan tanpa alasan. Selama periode pertama kepemimpinannya, kemakmuran Masjid Quba dinilai sangat menonjol, terutama dari segi kegiatan keagamaan yang beragam dan berkesinambungan.
Salah satu indikator kemajuan yang paling terlihat adalah semakin ramainya jamaah yang menjalankan ibadah di masjid tersebut. Masjid Quba dikenal sebagai masjid yang sangat indah sekaligus ramah anak, menjadikannya pusat kegiatan keagamaan yang hidup dan dinamis di lingkungan perumahan. Masjid Quba terlihat sangat indah karena lokasinya berada di samping persis miniatur "Bukit Marwa". Keberadaan Bukit Marwa ini sebagai simbol perumahan muslim. Selain Bukit Marwa, juga ada Bukit Sofa yang jarak tempuhnya dari Bukit Sofa-Marwa tidak jauh berbeda dengan Bukit Sofa-Marwa yang biasa dilakukan untuk sya'i saat ibadah umroh dan haji di Masjidil Haram. Memang di lingkungan perumahan muslim ini, sering dijadikan aktivitas latihan manasik haji terutama untuk ibadah sya'i dari berbagai masyarakat di wilayah Bekasi.
Sosok Moderat dan Dekat dengan JamaahKeberhasilan H. Hasan dalam memimpin sebagai DKM Masjid Quba, tidak terlepas dari kepribadiannya yang dikenal sebagai tokoh masyarakat yang sangat dekat dengan jamaah. Ia memiliki latar belakang keluarga yang religius serta karier birokrasi yang panjang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Sebagai lulusan IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), ia membawa gaya kepemimpinan yang terstruktur namun tetap mengedepankan pendekatan personal. Sikapnya yang moderat membuat kehadirannya dapat diterima dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat dan jamaah dari berbagai latar belakang.
Dengan dimulainya periode kedua ini, para jamaah berharap Masjid Quba semakin makmur dan menjadi pusat pembinaan umat yang berkah bagi warga Perumahan Telaga Sakinah dan sekitarnya.(saf)
(lam)