PLN Lakukan Kontrak Kerjasama dengan 5 Perusahaan untuk Pemenuhan Listrik Rendah Emisi
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 25 Maret 2022 - 19:16 WIB
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (foto: humas PLN)
PT PLN (Persero) melakukan kontrak kerjasama dengan perusahaan besar di Indonesia untuk memenuhi pasokan energi baru terbarukan (EBT) melalui pembelian Renewable Energy Certificate (REC) sebesar 800 ribu megawatt-hours (MWh).
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan pelaksanaan penandatanganan kerja sama kontrak pembelian REC merupakan bukti nyata kolaborasi untuk transisi menuju energi terbarukan. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia sebagai tuan rumah G20 untuk menekan emisi karbon dunia.
"REC menjadi instrumen paling penting dalam menurunkan emisi. Kerja sama ini merupakan bukti nyata bahwa sektor industri mengambil peran luar biasa dalam transisi energi terbarukan," ujar Darmawan Prasodjo dalam rilis yang diterima Langit7, Jumat (25/3/2022).
Baca juga:Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Indonesia
Kontrak kerjasama di lakukan di Istana Kepresidenan Bogor, dalam rangkaian kegiatan Energy Transitions Working Group (ETWG) di Yogyakarta pada Kamis (24/03/2022). Perusahaan yang melakukan kontrak yakni H&M Indonesia, PT Goto Gojek Tokopedia, PT Stargate Mineral Asia, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, dan PT Georg Fischer Indonesia.
Kesepakatan ini, lanjut Darmawan, merupakan bukti PLN mewujudkan kerja sama pemenuhan tenaga listrik dari pembangkit berbasis EBT.
Ia menjelaskan, PLN berhasil melakukan kontrak pembelian REC dengan 6 perusahaaan besar dan sektor industri dengandurasi kerja sama 1-5 tahun. Hal ini diyakini bakal memberi dampak positif bagi pelanggan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan pelaksanaan penandatanganan kerja sama kontrak pembelian REC merupakan bukti nyata kolaborasi untuk transisi menuju energi terbarukan. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia sebagai tuan rumah G20 untuk menekan emisi karbon dunia.
"REC menjadi instrumen paling penting dalam menurunkan emisi. Kerja sama ini merupakan bukti nyata bahwa sektor industri mengambil peran luar biasa dalam transisi energi terbarukan," ujar Darmawan Prasodjo dalam rilis yang diterima Langit7, Jumat (25/3/2022).
Baca juga:Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Indonesia
Kontrak kerjasama di lakukan di Istana Kepresidenan Bogor, dalam rangkaian kegiatan Energy Transitions Working Group (ETWG) di Yogyakarta pada Kamis (24/03/2022). Perusahaan yang melakukan kontrak yakni H&M Indonesia, PT Goto Gojek Tokopedia, PT Stargate Mineral Asia, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, dan PT Georg Fischer Indonesia.
Kesepakatan ini, lanjut Darmawan, merupakan bukti PLN mewujudkan kerja sama pemenuhan tenaga listrik dari pembangkit berbasis EBT.
Ia menjelaskan, PLN berhasil melakukan kontrak pembelian REC dengan 6 perusahaaan besar dan sektor industri dengandurasi kerja sama 1-5 tahun. Hal ini diyakini bakal memberi dampak positif bagi pelanggan.