home global news

Luhut Klaim Punya Big Data Pemilu 2024 Ditunda, Pengamat: Mustahil

Jum'at, 25 Maret 2022 - 21:05 WIB
Ilustrasi pemilihan umum atau pemungutan suara. (Foto: Langit7.id/iStock)
Wacana penundaan Pemilu 2024 masih menjadi polemik. Usulan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar ini tentu melanggar hak demokrasi masyarakat Indonesia dan tak sesuai dengan konstitusi.

Namun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan justru mengklaim memiliki big data 110 juta warganet yang meminta supaya Pemilu 2024 ditunda. "Ya pasti adalah, masa bohong," kata Luhut usai acara Kick-off DEWG Presidensi G-20 2022.

Baca Juga:Forum Ijtima Ulama Jatim Deklarasikan Sandiaga Uno Jadi Capres

Luhut juga menepis tudingan pihak-pihak yang meragukan validitas big data tersebut tidak benar. Meski demikian, dirinya ogah membuka data tersebut ke publik. "Ya janganlah, buat apa dibuka?," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, pengamat media sosial, Ismail Fahmi mengungkapkan keraguannya soal 110 juta big data warganet setuju Pemilu 2024 ditunda.

"Sumber klaim data 110 juta netizen bicara soal presiden 3 periode atau perpanjangan itu dari mana?" bunyi cuitan Fami dalam akun Twitter pribadinya @ismailfahmi, dikutip Jumat (25/3/2022).

Baca Juga:Menkominfo Sebut Pemilu 2024 Sudah Memungkinkan E-Voting
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
luhut binsar pandjaitan pilpres 2024 pemilu pemilu diundur muhaimin iskandar
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya