Hidup Terlalu Pendek
Redaksi
Sabtu, 26 Maret 2022 - 12:00 WIB
A. Rahman Habsyi. Foto: Langit7
Life is too short to worry about small stuff. Do what makes you happy, love others, discover your passions and don't let people bring you down.
Hidup ini terlalu singkat untuk mengkhawatirkan tentang hal-hal kecil. Lakukanlah apa yang membuat Anda bahagia, cintailah orang lain, temukanlah gairah hidup Anda dan jangan biarkan orang membawa Anda ke bawah (membawamu ke jurang kehinaan).
Esensi hidup adalah lingkaran. Kita memulai perjalanan kita dari satu titik dan kita akan kembali lagi ke titik yang sama.
Ada yg mengatakan bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini yang dicari adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang, seolah-olah kehidupannya telah hilang.
Sebagian lagi menjawab, bahwa kehidupan adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah kedudukan. Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan untuk bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah tujuan utama yang dicari-cari.
Hidup ini sebuah misteri dan penuh rahasia. Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami makna hidup. Pada umumnya, manusia tidak mengetahui banyak hal tentang sesuatu, yang mereka ketahui hanyalah realitas yang nampak saja.
Seorang muslim dituntut untuk senantiasa meningkatkan kualitas hidup sehingga eksistensinya bermakna dan bermanfaat di hadapan Allah SWT, yang pada akhirnya mencapai derajat Al-hayat Al-thoyyibah (hidup yang diliputi kebaikan).
Hidup ini terlalu singkat untuk mengkhawatirkan tentang hal-hal kecil. Lakukanlah apa yang membuat Anda bahagia, cintailah orang lain, temukanlah gairah hidup Anda dan jangan biarkan orang membawa Anda ke bawah (membawamu ke jurang kehinaan).
Esensi hidup adalah lingkaran. Kita memulai perjalanan kita dari satu titik dan kita akan kembali lagi ke titik yang sama.
Ada yg mengatakan bahwa kehidupan adalah uang. Sehingga setiap detik hidup ini yang dicari adalah uang. Artinya apabila dia tidak memiliki uang, seolah-olah kehidupannya telah hilang.
Sebagian lagi menjawab, bahwa kehidupan adalah kedudukan. Sehingga setiap detik yang dicari adalah kedudukan. Sebagian lagi memandang bahwa kehidupan adalah kesempatan untuk bersenang-senang. Maka bagi golongan ini kesenangan duniawi adalah tujuan utama yang dicari-cari.
Hidup ini sebuah misteri dan penuh rahasia. Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami makna hidup. Pada umumnya, manusia tidak mengetahui banyak hal tentang sesuatu, yang mereka ketahui hanyalah realitas yang nampak saja.
Seorang muslim dituntut untuk senantiasa meningkatkan kualitas hidup sehingga eksistensinya bermakna dan bermanfaat di hadapan Allah SWT, yang pada akhirnya mencapai derajat Al-hayat Al-thoyyibah (hidup yang diliputi kebaikan).