Menilik SPKLU Ultra Fast Charging, Cukup 30 Menit Langsung Penuh
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 26 Maret 2022 - 21:05 WIB
Sebuah mobil listrik sedang mengisi daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe ultra fast charging. (Foto: Humas PLN)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe ultra fast charging pertama di Indonesia. SPKLU yang diresmikan di Bali ini dipersiapkan untuk mendukung operasional kendaraan delegasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengungkapkan SPKLU tersebut sudah menerapkan standardisasi IP (Ingress Protection) 55 yang membuat tahan air untuk semprotan dari segala arah. Desain yang padat dan ergonomis mampu memberikan 96 persen efisiensi daya untuk penghematan energi. Belum lagi tingkat keamanan yang terjamin dengan tersertifikasi IEC 61851 untuk pengendara mobil listrik.
Baca Juga:Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Indonesia
"Pastinya, dengan fitur user friendly menggunakan layar sentuh dan telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile pada fitur Electric Vehicle. Ini tentu memberikan kemudahaan dalam penggunaan dan pengisian listrik pengguna," kata Darmawan dalam keterangan tertulisnya kepada Langit7.id, Sabtu (26/3/2022).
Menyandang nama ultra fast charging, SPKLU ini memiliki beberapa keistimewaan. Salah satunya ialah SPKLU ini mampu mengisi penuh mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt hour (kWh) hanya dalam waktu 30 menit saja dari posisi kosong.
Selain itu, SPKLU dengan daya 200 kilo Watt (kW) ini juga dilengkapi dengan fitur Simultan Charger sehingga dapat mengisi 2 unit kendaraan secara bersamaan. Dengan fitur ini, maka distribusi beban listrik yang dialirkan secara dinamis kedua mobil yang sedang diisi dayanya.
Baca Juga:Meriahkan Sidang Transisi Energi G20, KESDM dan PLN Gelar Parade Motor Listrik
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengungkapkan SPKLU tersebut sudah menerapkan standardisasi IP (Ingress Protection) 55 yang membuat tahan air untuk semprotan dari segala arah. Desain yang padat dan ergonomis mampu memberikan 96 persen efisiensi daya untuk penghematan energi. Belum lagi tingkat keamanan yang terjamin dengan tersertifikasi IEC 61851 untuk pengendara mobil listrik.
Baca Juga:Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Indonesia
"Pastinya, dengan fitur user friendly menggunakan layar sentuh dan telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile pada fitur Electric Vehicle. Ini tentu memberikan kemudahaan dalam penggunaan dan pengisian listrik pengguna," kata Darmawan dalam keterangan tertulisnya kepada Langit7.id, Sabtu (26/3/2022).
Menyandang nama ultra fast charging, SPKLU ini memiliki beberapa keistimewaan. Salah satunya ialah SPKLU ini mampu mengisi penuh mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt hour (kWh) hanya dalam waktu 30 menit saja dari posisi kosong.
Selain itu, SPKLU dengan daya 200 kilo Watt (kW) ini juga dilengkapi dengan fitur Simultan Charger sehingga dapat mengisi 2 unit kendaraan secara bersamaan. Dengan fitur ini, maka distribusi beban listrik yang dialirkan secara dinamis kedua mobil yang sedang diisi dayanya.
Baca Juga:Meriahkan Sidang Transisi Energi G20, KESDM dan PLN Gelar Parade Motor Listrik