Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Menilik SPKLU Ultra Fast Charging, Cukup 30 Menit Langsung Penuh

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 26 Maret 2022 - 21:05 WIB
Menilik SPKLU Ultra Fast Charging, Cukup 30 Menit Langsung Penuh
Sebuah mobil listrik sedang mengisi daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe ultra fast charging. (Foto: Humas PLN)
LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe ultra fast charging pertama di Indonesia. SPKLU yang diresmikan di Bali ini dipersiapkan untuk mendukung operasional kendaraan delegasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengungkapkan SPKLU tersebut sudah menerapkan standardisasi IP (Ingress Protection) 55 yang membuat tahan air untuk semprotan dari segala arah. Desain yang padat dan ergonomis mampu memberikan 96 persen efisiensi daya untuk penghematan energi. Belum lagi tingkat keamanan yang terjamin dengan tersertifikasi IEC 61851 untuk pengendara mobil listrik.

Baca Juga: Jokowi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Indonesia

"Pastinya, dengan fitur user friendly menggunakan layar sentuh dan telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile pada fitur Electric Vehicle. Ini tentu memberikan kemudahaan dalam penggunaan dan pengisian listrik pengguna," kata Darmawan dalam keterangan tertulisnya kepada Langit7.id, Sabtu (26/3/2022).

Menyandang nama ultra fast charging, SPKLU ini memiliki beberapa keistimewaan. Salah satunya ialah SPKLU ini mampu mengisi penuh mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt hour (kWh) hanya dalam waktu 30 menit saja dari posisi kosong.

Selain itu, SPKLU dengan daya 200 kilo Watt (kW) ini juga dilengkapi dengan fitur Simultan Charger sehingga dapat mengisi 2 unit kendaraan secara bersamaan. Dengan fitur ini, maka distribusi beban listrik yang dialirkan secara dinamis kedua mobil yang sedang diisi dayanya.

Baca Juga: Meriahkan Sidang Transisi Energi G20, KESDM dan PLN Gelar Parade Motor Listrik

Saat ini, PLN sedang membangun SPKLU ultra fast charging 200 kW sebanyak 60 unit yang membutuhkan investasi senilai Rp 72,84 miliar. Tak hanya di Bali, PLN juga gencar menambah fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di Tanah Air.

Hingga Februari 2022, total SPKLU telah beroperasi secara nasional sebanyak 267 unit di 195 lokasi. Adapun total SPKLU yang dimiliki PLN sebanyak 120 unit dan tersebar di 92 lokasi. Adapun PLN menargetkan sekitar 580 SPKLU di akhir tahun 2022 untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik.

Untuk mencapai target tersebut, PLN mempermudah kemitraan pembangunan serta memfasilitasi pihak ketiga yang ingin membangun SPKLU. Itu termasuk menyediakan layanan kemitraan penyediaan SPKLU melalui situs khusus https://layanan.pln.co.id/partnership-spklu.

"Kami juga sudah menyiapkan fitur Electric Vehicle yang tersedia dalam SuperApps PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, masyarakat pemilik kendaraan listrik bisa langsung melakukan transaksi pengisian baterai dalam satu genggaman," terang Darmawan.

Baca Juga:

Diperkirakan 5 Tahun ke Depan SPBU Sepi Pelanggan, Ini Sebabnya

Delegasi G20 Gunakan Kendaraan Listrik dan SPKLU Milik PLN


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)