Meski Kajian Asatidzah Dibatalkan, Pengunjung Terus Bertambah
Fifiyanti Abdurahman
Ahad, 27 Maret 2022 - 08:45 WIB
Rachmat mengatakan para asatiz, seperti Ustaz Syafiq Riza Basalamah, Ustaz Muhammad Arifin Badri, dan Ustaz Nuzul Dzikri meski tidak melakukan kajian, tetapi tetap hadir. Foto: Fifiyanti Abdurrahman.
Kajian Asatidzah dalam kegiatan Muslim Life Fair 2022 dibatalkan secara mendadak. Direktur Utama PT Lima Events Indonesia, Deddy Andu mengungkapkan, acara hari kedua yang sedianya berlangsung di Istora Gelora Bung Karno ini menyedot perhatian sekitar 20 ribu pengunjung.
"Sementara, hari pertama pertama tiket terjual delapan ribu, hari kedua sampai siang tadi, terjual tujuh ribu tiket. Kami memprediksi jumlah pengunjung akan terus bertambah," ujar Andu dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (26/3/2022).
Andu menuturkan, panitia menyayangkan pembatalan tersebut karena semua perijinan sudah diurus. Namun pihaknya tetap menerima, menghormati, menaati, dan melaksanakan keputusan otoritas terkait.
Baca Juga:Kenalkan Baju Renang Muslimah, Rocella Manfaatkan Muslim Life Fair 2022
Pada kesempatan sama, Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Rachmat Sutarnas Marpaung mengatakan, Kajian Asatidzah ini hanya bagian dari acara Muslim Life Fair, kegiatan utamanya adalah pameran.
Hanya saja, ia berharap, Kajian Asatidzah tersebut menjadi edukasi berbisnis sesuai syariah. "Jika kajiannya ditiadakan, pamerannya kan masih tetap berjalan. Pelaku UMKM bisa berdagang kembali, roda ekonomi berjalan, dan membantu pemerintah membangkitkan roda perekonomian,” ucap Rachmat.
Lebih lanjut, Rachmat mengatakan para asatiz, seperti Ustaz Syafiq Riza Basalamah, Ustaz Muhammad Arifin Badri, dan Ustaz Nuzul Dzikri meski tidak melakukan kajian, tetapi tetap hadir bersilaturahmi kepada para jamaah di area pameran Muslim Life Fair dan menyapa hangat para exhibitor.
"Sementara, hari pertama pertama tiket terjual delapan ribu, hari kedua sampai siang tadi, terjual tujuh ribu tiket. Kami memprediksi jumlah pengunjung akan terus bertambah," ujar Andu dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (26/3/2022).
Andu menuturkan, panitia menyayangkan pembatalan tersebut karena semua perijinan sudah diurus. Namun pihaknya tetap menerima, menghormati, menaati, dan melaksanakan keputusan otoritas terkait.
Baca Juga:Kenalkan Baju Renang Muslimah, Rocella Manfaatkan Muslim Life Fair 2022
Pada kesempatan sama, Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Rachmat Sutarnas Marpaung mengatakan, Kajian Asatidzah ini hanya bagian dari acara Muslim Life Fair, kegiatan utamanya adalah pameran.
Hanya saja, ia berharap, Kajian Asatidzah tersebut menjadi edukasi berbisnis sesuai syariah. "Jika kajiannya ditiadakan, pamerannya kan masih tetap berjalan. Pelaku UMKM bisa berdagang kembali, roda ekonomi berjalan, dan membantu pemerintah membangkitkan roda perekonomian,” ucap Rachmat.
Lebih lanjut, Rachmat mengatakan para asatiz, seperti Ustaz Syafiq Riza Basalamah, Ustaz Muhammad Arifin Badri, dan Ustaz Nuzul Dzikri meski tidak melakukan kajian, tetapi tetap hadir bersilaturahmi kepada para jamaah di area pameran Muslim Life Fair dan menyapa hangat para exhibitor.