Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Masyarakat Menunggu Kepastian Ganti Untung Terkait Penyerahan Pulau Sebatik

lusi mahgriefie Sabtu, 18 April 2026 - 18:15 WIB
Masyarakat Menunggu Kepastian Ganti Untung Terkait Penyerahan Pulau Sebatik
Foto: ist
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Keputusan perubahan batas wilayah di Pulau Sebatik, daerah perbatasan Malaysia dan Indonesia menjadi perhatian serius, sebab masyarakat terdampak hingga kini masih menghadapi ketidakpastian, terutama terkait lahan yang masuk ke wilayah Malaysia.

"Permasalahan ganti untung untuk lahan sekira 4,9 hektare sampai sekarang belum memiliki regulasi yang jelas, ini yang menjadi kekhawatiran masyarakat," ujar Sekretaris Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Nunukan Yance Tambaru, mengutip keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).

Ia juga menyebut, masyarakat cemas menghadapi rencana pembongkaran bangunan yang berada di wilayah Malaysia sesuai kesepakatan kedua negara.

"Masyarakat kita belum siap, sementara realisasi ganti untung dari pemerintah pusat belum ada. Ini menjadi tekanan tersendiri bagi warga di perbatasan," lanjutnya.

Baca juga: BNPP Percepat Penataan Ruang eks OBP, Menyusul Penyerahan Pulau Sebatik dari Malaysia ke Indonesia

Selain itu, persoalan pengelolaan lahan seluas 127,4 hektare yang masih berstatus tanah negara juga memicu potensi konflik di lapangan, bahkan sudah terjadi aktivitas pengambilan hasil kebun yang berisiko menimbulkan gesekan antarwarga.

Terkait persoalan ganti untung, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyatakan akan terus mendorong percepatan realisasi ganti untung tersebut serta pembangunan infrastruktur dasar prioritas. Antara lain, penyediaan jalan alternatif yang tidak melintasi wilayah negara tetangga, penyiapan lahan tempat pembuangan akhir (TPA), dan peningkatan konektivitas antarpermukiman.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Aidil, menegaskan bahwa persoalan batas di Sebatik dan Sei Simantipal pada dasarnya telah selesai. Ia mendorong semua pihak untuk mulai fokus pada pemanfaatan wilayah yang kini sudah jelas menjadi bagian Indonesia.

Baca juga: Seluas 127,3 Hektare Pulau Sebatik Wilayah Malaysia Kini Masuk Kedaulatan RI

"Sekarang saatnya kita memanfaatkan wilayah tersebut, perlu diingat juga, dalam radius 4 kilometer dari patok batas merupakan kawasan pertahanan, sehingga aktivitas di dalamnya harus mendukung aspek pertahanan," jelasnya.

BNPP sendiri tengah melakukan percepatan penataan ruang eks outstanding boundary problem (OBP) di Pulau Sebatik, Simantipal dan segmen Sungai Sinapad, Kalimantan Utara. Hal ini menyusul penyerahan 127,3 hektare wilayah Pulau Sebatik milik Malaysia ke Indonesia.

Baca juga: Menilik Sejarah Sengketa Pulau Sebatik antara Indonesia dan Malaysia

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)