MUI Imbau Percepat Vaksinasi Booster Agar Mudik Aman
Fajar adhitya
Selasa, 29 Maret 2022 - 14:10 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung kebijakan pemerintah yang menyaratkan vaksinasi lengkap dan booster agar dapat melakukan perjalanan mudik Idul Fitri 2022. Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan menilai Ramadhan adalah momentum untuk meningkatkan kesehatan fisik dan ruhani.
Amirsyah menjelaskan, secara ruhani, Ramadhan merupakan bulan pembinaan keimanan dan ketakwaan. Seiring hal tersebut dengan status penyebaran Covid-19 yang masih belum aman imunitas tubuh perlu dijaga, salah satunya dengan vaksinasi.
"MUI sudah keluarkan fatwa vaksinasi tidak membatalkan ibadah puasa. Saya mengajak kaum muslimin betul-betul kita jadikan momentum ini (meningkatkan keimanan ruhani dan keamanan jasmani),” kata Amirsyah dalam diskusi daring FMB9 yang diikuti dari Jakarta, Selasa (29/3/2022).
Baca Juga:Kemenag Imbau Masjid Sesuaikan Kapasitas Jamaah Sesuai Level PPKM
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito menjelaskan, vaksin booster dan dosis lengkap sebagai syarat mudik bertujuan untuk menjaga keluarga di kampung halaman tidak tertular Covid-19. Pemudik memerlukan booster karena mereka dianggap potensial menularkan virus ke tempat tujuan.
“Jadi tidak usah tunggu puasa sejak sekarang yang belum booster segera booster, yang belum (dosis) lengkap segera lengkapi,” kata Wiku.
Baca Juga:Digitalisasi jadi Solusi Bagi Pelaku UMKM dan Koperasi di Masa Pandemi Covid-19
Amirsyah menjelaskan, secara ruhani, Ramadhan merupakan bulan pembinaan keimanan dan ketakwaan. Seiring hal tersebut dengan status penyebaran Covid-19 yang masih belum aman imunitas tubuh perlu dijaga, salah satunya dengan vaksinasi.
"MUI sudah keluarkan fatwa vaksinasi tidak membatalkan ibadah puasa. Saya mengajak kaum muslimin betul-betul kita jadikan momentum ini (meningkatkan keimanan ruhani dan keamanan jasmani),” kata Amirsyah dalam diskusi daring FMB9 yang diikuti dari Jakarta, Selasa (29/3/2022).
Baca Juga:Kemenag Imbau Masjid Sesuaikan Kapasitas Jamaah Sesuai Level PPKM
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito menjelaskan, vaksin booster dan dosis lengkap sebagai syarat mudik bertujuan untuk menjaga keluarga di kampung halaman tidak tertular Covid-19. Pemudik memerlukan booster karena mereka dianggap potensial menularkan virus ke tempat tujuan.
“Jadi tidak usah tunggu puasa sejak sekarang yang belum booster segera booster, yang belum (dosis) lengkap segera lengkapi,” kata Wiku.
Baca Juga:Digitalisasi jadi Solusi Bagi Pelaku UMKM dan Koperasi di Masa Pandemi Covid-19