Pencegahan Stunting Dapat Dimulai Sejak Dini, Yuk Calon Ibu Pahami
Jaja Suhana
Selasa, 29 Maret 2022 - 20:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Pencegahan stunting atau kerdil pada bayi dapat dilakukan sejak dini. Bagi calon orang tua, penting memahami cara mempersiapkan kehamilan dengan baik agar bayi tidak terkena stunting.
Alumni Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, dr Febri Qurrota Aini menjelaskan pencegahan stunting dapat dilakukan kepada anak di bawah usia dua tahun, yaitu memberikan edukasi kepada seorang ibu agar memberikan gizi seimbang dan ASI eksklusif untuk buah hatinya. Menurutnya, calon ibu juga penting untuk mendapatkan edukasi cara pencegahan stunting sebelum hamil.
Baca Juga:Jokowi: Pencegahan Stunting Disiapkan Sejak Calon Pengantin
"Ibu hamil rentan terkena anemia, biasanya kita memberikan tablet penambah darah untuk mencegah anemia. Jadi sebelum pasangan laki-laki dan perempuan hendak menikah, sebaiknya konsultasi ke dokter agar diberitan tablet penambah darah," ujar Febri kepada Langit7.id, Selasa (29/3/2022).
Menurut Febri,dampak dari calon ibu yang yang mengalami anemia antara lain terkena kekurangan energi kronik (KEK).KEK adalah kekurangan kalori dan protein yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada wanita usia subur dan ibu hamil.
"Biasanya ditandai dengan lingkar lengan atas kurang dari 23,5 cm. Jadi ibu yang yang memiliki anemia dan KEK berisiko melahirkan bayi stunting.Selain pertumbuhannya terhambat, anak yang terkena stunting juga biasanya mengalami penurunan kecerdasan intelektual (IQ)," ucapnya
Baca Juga:Pakar: Tidak Semua Anak Bertubuh Pendek Dianggap Stunting
Alumni Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, dr Febri Qurrota Aini menjelaskan pencegahan stunting dapat dilakukan kepada anak di bawah usia dua tahun, yaitu memberikan edukasi kepada seorang ibu agar memberikan gizi seimbang dan ASI eksklusif untuk buah hatinya. Menurutnya, calon ibu juga penting untuk mendapatkan edukasi cara pencegahan stunting sebelum hamil.
Baca Juga:Jokowi: Pencegahan Stunting Disiapkan Sejak Calon Pengantin
"Ibu hamil rentan terkena anemia, biasanya kita memberikan tablet penambah darah untuk mencegah anemia. Jadi sebelum pasangan laki-laki dan perempuan hendak menikah, sebaiknya konsultasi ke dokter agar diberitan tablet penambah darah," ujar Febri kepada Langit7.id, Selasa (29/3/2022).
Menurut Febri,dampak dari calon ibu yang yang mengalami anemia antara lain terkena kekurangan energi kronik (KEK).KEK adalah kekurangan kalori dan protein yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada wanita usia subur dan ibu hamil.
"Biasanya ditandai dengan lingkar lengan atas kurang dari 23,5 cm. Jadi ibu yang yang memiliki anemia dan KEK berisiko melahirkan bayi stunting.Selain pertumbuhannya terhambat, anak yang terkena stunting juga biasanya mengalami penurunan kecerdasan intelektual (IQ)," ucapnya
Baca Juga:Pakar: Tidak Semua Anak Bertubuh Pendek Dianggap Stunting