home global news

KADIN Optimis Indonesia Jadi Ekonomi Terbesar pada 2030 akan Terwujud

Rabu, 30 Maret 2022 - 11:00 WIB
Pandemi mendorong percepatan digitalisasi secara signifikan, kebutuhan teknologi meningkat akibat PPKM. Foto: Istimewa.
Digitalisasi ekonomi sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) pada 2030, yakni menumbuhkan ekonomi untuk menciptakan pekerjaan yang layak demi menghilangkan kemiskinan.

Sejalan dengan dua agenda G20 dan SDG’s itu, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Yayasan Internet Indonesia dan Pemerintah Kota Surakarta Jawa Tengah menggelar Digitalisasi Nusantara Expo and Summit (DNES) 2022 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) selama tiga hari, Selasa-Kamis (29-31) Maret 2022.

Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan, langkah Indonesia menuju negara berekonomi terbesar ke-7 di dunia pada tahun 2030 akan terwujud. Ini jika Indonesia bisa segera menyiapkan diri memasuki era perdagangan dunia yang semakin kompleks, terdigitalisasi dan menuntut inovasi serta kemampuan SDM yang produktif dan berkualitas tinggi.

Baca Juga:BPJPH Fasilitasi 25 Ribu UMK Dapat Sertifikasi Halal Gratis

Saat ini, kata Arsjad, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah pulih dengan angka PDB 2021 3,7 persen yoy dibanding 20220 yang minus. Di tahun 2022, dia optimistis target pertumbuhan mencapai 4,7 - 5,5 persen akan tercapai. Hal itu karena mulai bergeraknya roda ekonomi, terutama digital di bidang konsumsi.

“Pandemi mendorong percepatan digitalisasi secara signifikan, kebutuhan teknologi meningkat akibat PPKM. Saat ini, dengan pengguna internet 202 juta, ini berkontribusi pada ekonomi digital 2021 sebesar 70 miliar dolar AS. Bahkan nilai pertumbuhan ekonomi digital tahun 2025 diproyeksikan mencapai 146 miliar dolar AS,” kata Arsjad saat memberikan sambutan secara online pada rangkaian acara DNES 2022 di Solo, dikutip Rabu (30/3/2022).

Sekarang ini, KADIN Indonesia mencatat pertumbuhan startup di Indonesia mencapai 2300 startup dengan 12 di antaranya sudah menjadi unicorn. Data dari Bank Indonesia, intensitas digital dalam konsumsi online atau ecommerce tahun 2021 bahkan mencapai angka Rp 400 triliun dan angka penetrasi digital di UMKM sudah mencapai 26 persen.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kadin indonesia perkembangan ekonomi digital
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya