Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 31 Agustus 2026
home global news detail berita

Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Ini Target Gus Kikin untuk 1 Bulan Pertama

esti setiyowati Senin, 31 Agustus 2026 - 13:38 WIB
Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Ini Target Gus Kikin untuk 1 Bulan Pertama
Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Ini Target Gus Kikin untuk 1 Bulan Pertama. Foto: Ist
LANGIT7.ID, Jombang,- - KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin memperoleh dukungan terbanyak dalam proses penjaringan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia mengantongi 472 suara dari unsur Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

Dukungan tersebut menjadi bagian dari tahapan sebelum pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur ini ditetapkan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Baca juga: Sah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

Selain Gus Kikin, terdapat empat nama lain yang dinyatakan memenuhi syarat dalam tahapan penjaringan. Mereka yakni KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Sochib, KH Yahya Cholil Staquf, dan KH Abdul Ghaffar Rozin.

Gus Kikin yang juga menjabat Ketua PWNU Jawa Timur sebelumnya menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam pencalonan Ketua Umum PBNU merupakan mandat dari struktur NU di Jawa Timur.

Setelah rangkaian dinamika dalam Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama kembali memperkuat persatuan dan menjaga kebersamaan.

Ia menegaskan NU merupakan organisasi keagamaan sekaligus kemasyarakatan, bukan organisasi politik. Menurut dia, NU memiliki pijakan keagamaan dan pedoman organisasi yang harus menjadi arah dalam menjalankan roda organisasi.

"NU itu bukan untuk berpolitik. NU itu adalah organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan," kata Gus Kikin.

Baca juga: Gus Kikin Siap Maju Jadi Calon Ketum PBNU, Tegaskan Bukan karena Ambisi Pribadi

Menurut Gus Kikin, NU tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan politik tertentu. Ia memandang hubungan antara NU dan politik merupakan dua hal yang berbeda.

Sementara terkait hubungan dengan pemerintah, Gus Kikin menyatakan NU akan tetap memberikan dukungan sesuai dengan kewajiban umat Islam.

"Jadi kalau ada gesekan ya mungkin gesekan, tapi jalannya berbeda," ujarnya.

Kepengurusan PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan


Gus Kikin juga menegaskan NU sejak awal berdiri sebagai organisasi yang inklusif dan terbuka. Karena itu, seluruh elemen serta potensi yang berada di lingkungan NU akan diupayakan masuk dan terwadahi dalam kepengurusan mendatang.

"Semua potensi yang ada di NU itu akan kita wadahi. Karena itu memang potensi-potensi yang ada itu harus kita wadahi," katanya.

Menurut dia, penyusunan struktur kepengurusan PBNU menjadi salah satu pekerjaan awal setelah dirinya terpilih. Proses tersebut ditargetkan selesai paling lama dalam waktu satu bulan, meski tidak menutup kemungkinan dapat dirampungkan lebih cepat.

Baca juga: Gus Kikin Bentuk "Kabinet Pelangi" PWNU Jatim 2024-2029

"Tutup satu bulan. Kita isi organisasi kita. Tanpa itu kita bagaimana mau bekerja?" kata Gus Kikin seperti dikutip dari Antara, Senin (31/8/2026).

Gus Kikin kemudian menyinggung persoalan pemberantasan korupsi. Menurutnya, masalah tersebut tidak hanya berkaitan dengan sistem, tetapi juga erat dengan persoalan moral.

Karena itu, NU akan mendorong penguatan pendidikan akhlak dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun karakter masyarakat.

"Kita dari NU dari sisi akhlak kita perbaiki moral itu kemudian lebih takut kepada Allah," ujarnya.

Sementara di sektor pendidikan, kesehatan, dan transformasi pesantren, Gus Kikin menyebut NU telah memiliki modal awal yakni pesantren dan perguruan tinggi NU yang tersebar di berbagai daerah, terutama di Jawa Timur.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 31 Agustus 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan