Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 31 Agustus 2026
home sports detail berita

Tragis, Djokovic Tumbang di Babak Pertama US Open Oleh Pemain Tak Populer

sururi al faruq Senin, 31 Agustus 2026 - 17:16 WIB
Tragis, Djokovic Tumbang di Babak Pertama US Open Oleh Pemain Tak Populer
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-New York; Petenis Argentina yang tidak populer, Mariano Navone sukses mencatatkan kemenangan mengejutkan atas Novak Djokovic, Minggu malam di US Open.
Kekalahan Djokovic di babak awal ini sungguh mencengangkan, sekaligus sangat tragis. Padahal Djokovic punya peluang menambah grand slamnya setelah pemain no 1 dunia, Jannik Sinner absen di tournamen besar ini karena cedera.

ATPTour.com merangkum lima fakta luar biasa dari salah satu kejutan terbesar dalam ingatan terkini.

Djokovic belum pernah kalah di babak pertama turnamen besar selama lebih dari 20 tahun. Petenis Serbia itu memang sesekali tersingkir lebih cepat dari standarnya di turnamen-turnamen besar. Di Roland Garros tahun ini, Joao Fonseca mengalahkan Djokovic di babak ketiga. Namun, tak ada yang separah ini.

Djokovic terakhir kali tumbang di babak pertama turnamen besar adalah di Australian Open 2006, delapan bulan sebelum bintang Spanyol, Rafael Jodar, lahir. Satu-satunya kekalahan lain di babak pertama Grand Slam yang ia alami adalah di Australian Open 2005.

Navone belum pernah menang dalam pertandingan lima set

Djokovic datang ke laga Minggu malam dengan rekor 42-12 di pertandingan lima set, sementara Navone justru 0-4. Petenis Argentina itu belum pernah sekalipun memenangi duel lima set, termasuk kekalahannya lewat tie-break set final dari Jakub Mensik di Roland Garros awal tahun ini.

Juara mayor 24 gelar ini tetap konsisten di Grand Slam belakangan ini
Bisa dibilang Djokovic tiba di Flushing Meadows tanpa performa terbaiknya, menyusul kekalahan dari Thiago Agustin Tirante di Cincinnati Open. Namun, di luar kekalahannya dari Fonseca di Paris, ia selalu menemukan performa terbaiknya di turnamen besar.
Dalam 16 Grand Slam terakhirnya, Djokovic telah meraih empat gelar, tiga kali menjadi finalis, enam kali semifinal, dan satu kali perempat final.

Djokovic punya lebih banyak gelar mayor daripada jumlah pertandingan Grand Slam yang dijalani Navone
Kesenjangan pengalaman saat Djokovic dan Navone melangkah ke lapangan Minggu malam sangatlah jauh. Petenis Serbia itu adalah juara Slam 24 gelar yang telah memenangi 95 pertandingan di US Open. Sebaliknya, Navone hanya mencatatkan 6-10 di turnamen besar dan 57-67 di level tur.

Navone secara historis kesulitan di lapangan keras

Petenis Argentina itu datang ke New York dengan rekor 12-29 di level tur pada lapangan keras, atau persentase kemenangan 29,3%. Navone mencatat 4-8 di permukaan ini tahun ini sebelum berhadapan dengan Djokovic untuk pertama kalinya. Unggulan keempat itu datang ke laga dengan rekor 741-139 di lapangan keras (84,2%).(*/saf/atptour)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 31 Agustus 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan