LANGIT7.ID-New York; Petenis cantik peringkat kedua dunia, Elena Rybakina, mengatakan bahwa ia berada di jalur yang tepat untuk tampil di US Open seiring pemulihannya dari cedera kaki yang ia alami di Cincinnati Open awal bulan ini. Si cantik ini berambisi untuk merebut grand slam US Open untuk menambah koleksinya. Saat ini Rybakina sudah memiliki grand slam dari wimbledon pada 2022 dan australia open pada 2026.
Seperti diketahui, petenis peraih dua gelar Grand Slam itu mundur di set pertama pertandingan perempat final Cincinnati melawan Iga Swiatek pada 20 Agustus karena masalah pergelangan kaki.
"Saya cukup percaya diri dengan keputusan yang kami ambil setiap hari tentang cara berlatih, apa yang harus dilakukan, dan terutama apa skenario terburuk yang bisa terjadi. Jadi semua hal ini saya rasa cukup percaya diri," kata Rybakina kepada wartawan di Flushing Meadows pada Sabtu.
"Saya merasa tinggal beberapa hari lagi dan saya akan baik-baik saja."
Rybakina asal Kazakhstan yang berusia 27 tahun itu mengatakan bahwa selama beberapa hari setelah cedera, ia kesulitan berjalan, tetapi ia bersyukur dengan proses pemulihannya yang berjalan baik.
"Kita lihat saja apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan, tetapi sejauh ini semuanya berjalan baik," ujarnya. "Saya selalu ingin turun ke lapangan ketika saya 100% yakin, dan ini adalah Grand Slam terakhir tahun ini, jadi saya pikir semua orang pasti ingin mencoba bertanding dan ingin menjadi juara."
Djokovic: Eliminasi Dini di Cincinnati Membantu Persiapan US OpenNovak Djokovic mengatakan bahwa ia tidak pernah puas dengan kekalahan dini, tetapi tersingkirnya di babak kedua Cincinnati Open memberinya waktu tambahan untuk mempersiapkan US Open, di mana ia akan mengejar rekor gelar tunggal Grand Slam ke-25.
Petenis peringkat kelima dunia itu kalah dari petenis Argentina Thiago Agustin Tirante di Cincinnati setelah kesulitan menghadapi cuaca panas dan membutuhkan waktu jeda medis.
"Saya tidak suka kekalahan dini di mana pun, sejujurnya, tetapi itu memberi saya waktu untuk mempersiapkan US Open dengan cara yang paling tepat," kata petenis Serbia berusia 39 tahun itu kepada wartawan di Flushing Meadows pada Sabtu.
Ia mengatakan bahwa ia memiliki beberapa minggu untuk berlatih dan mempersiapkan kondisi fisik serta mentalnya "ke keadaan yang tepat" menjelang turnamen di New York.
"Jika Anda bertanya apakah saya siap, saya merasa saya sudah siap sebisa mungkin, tetapi latihan berbeda dengan bermain di lapangan Arthur Ashe dan memainkan pertandingan best-of-five (set)," kata Djokovic.
"Pertandingan pembuka selalu cukup menantang bagi saya, terutama dalam beberapa tahun terakhir," tambahnya. "Jadi semoga saya bisa melewati rintangan pertama dan membangun dari sana."
Djokovic juga mengatakan bahwa ia bangga tampil di US Open ke-20 kalinya, turnamen yang telah ia menangkan sebanyak empat kali.
"Jelas umur panjang selalu menjadi salah satu tujuan saat saya masih muda, mencoba memiliki karier yang panjang, mencoba memiliki lebih banyak kesempatan di Grand Slam, dan tetap sehat cukup lama agar saya bisa tampil selama mungkin," ujarnya.
Djokovic yang merupakan unggulan keempat akan memulai kampanyenya melawan petenis Argentina Mariano Navone.(*/saf/reuters)
(lam)