home global news

Warung Makan Tak Perlu Tutup Saat Ramadhan, MUI: Jangan Sweeping

Kamis, 31 Maret 2022 - 06:05 WIB
Ilustrasi rumah makan tetap bukan saat Ramadhan. Foto: Langit7.id/iStock
Warung penjual makanan tak perlu tutup saat Ramadhan. Meski begitu, para pelaku usaha tersebut harus diatur agar tidak mengganggu muslim yang berpuasatetapi kegiatan ekonomi tetap berlangsung.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengatakan,munculnya pedagang saat Ramadhan justru bagus. Kondisi itu bakal menghidupkan perekonomian, utamanya usaha mikro kecil, yang lesu akibat dihantam pandemi Covid-19.

Baca Juga:Sikapi Perbedaan Awal Ramadhan 2022, Ini Pesan MUI

"Kalau ada istilah tutup semua saat Ramadhan, tutup yang mana, harus jelas,"kata Amirsyah saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Bahkan, dia juga meminta pihak-pihak tertentu agar tidak melakukan sweeping terhadap tempat-tempat makan yang buka siang hari saat Ramadhan. Pemilik usaha harus menghargai orang yang sedang berpuasa, di saat yang bersamaan orang berpuasa juga mesti menghargai satu sama lain.

"Apalagi ada sweeping-sweeping, jangan ada lah. Menurut hemat saya dicari strateginya, dibuat momentum yang pas sehingga di satu sisi tak mengganggu orang yang sedang berbuka. Di sisi lain, penjual makan bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan," ungkapnya.

Baca Juga:Tips Chef Norman Siapkan Makan Sahur dan Buka Puasa Sehat Juga Hemat
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mui amirsyah tambunan puasa anwar abbas ramadhan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya