home global news

Shamsi Ali: Hari Anti Islamophobia Momentum Umat Islam Semakin Berkembang

Kamis, 31 Maret 2022 - 22:10 WIB
Imam Shamsi Ali menjelaskan bahwa Hari Anti Islamofobia yang ditetapkan PBB pada tanggal 15 Maret 2022, harus jadi momentum bagi umat untuk berkembang lebih baik. Foto:Istimewa.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 15 Maret sebagai Hari Internasional Melawan Islamofobia. Imam Islamic Center of New York, Shamsi Ali menjelaskan bahwa islamofobia merupakan sunatullah, selalu ada sekelompok orang yang memiliki sifat hasad dan dengki dalam perjalanan sejarah manusia.

"Mereka kaget karena penganut Islam yang dianggap lemah, kurang terdidik, terbelakang secara teknologi dan sebagainya tetapi tetap maju. Bahkan semakin ditekan semakin berkembang," ujarnya dalam webinar internasional Komisi HLNKI-MUI, kemarin (30/3/2022).

Kejadian penyerangan nine-eleven atau 9/11 WTC di New York misalnya, seharusnya dengan serangan tersebut Islam akan dijauhi atau hilang di Amerika Serikat. Namun sebaliknya, setelah kejadian tersebut orang-orang tertarik untuk mempelajari Islam. "Kejadian nine-eleven justru menjadi awal dakwah Islam di Amerika," kata Shamsi Ali.

Baca Juga:PP Persis: Umat Islam Selalu Jadi Korban Wacana Pemberantasan Terorisme

Menurut dia, Hari Anti Islamofobia yang ditetapkan PBB pada tanggal 15 Maret 2022, harus jadi momentum bagi umat untuk berkembang lebih baik. "Negara-negara muslim harus segera melakukan follow up dengan mengirimkan utusan-utusan terbaiknya," ujarnya.

"Pintu sudah terbuka, mari kita maksimalkan dengan baik," sambungnya.

Ia menilai, Islamofobia yang dialami oleh dunia barat dipengaruhi oleh berbagai faktor, Mulai dari sejarah hingga berbagai isu negatif yang menyerang Islam. Faktor lain yang lebih dominan membuat islamofobia justru karena umat Islam sendiri.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
islamofobia peran umat islam imam shamsi ali
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya