Cara agar Anak Selalu Bahagia Berada di Rumah
Muhajirin
Kamis, 29 Juli 2021 - 17:10 WIB
ilustrasi anak berbahagia bersama orang tua di rumah (foto: langit7.id/istock)
Ada banyak cara yang orang tua bisa lakukan agar anak melewati masa kecil dengan bahagia. Namun satu hal yang perlu diketahui bahwa bahagia itu menular.
Hal itu disampaikan oleh Psikolog Universitas Airlangga Dwi Retno Suminar dalam sebuah webinar yang digelar Fakultas Psikologi Unair.
"Happy Parents, Happy Kids," kata Dwi.
Artinya, kata dia, hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah berkomitmen untuk berbahagia terlebih dulu. Sebab kebahagiaan orang tua akan menular kepada anak.
"Ini merupakan pesan sederhana, yakni orang tua bertanggung jawab menjadi orang bahagia, lalu menunjukkan dan menularkan gaya hidup bahagia kepada anak," kata Dwi.
Terlebih pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Tiap hari sirine ambulans terdengar, grup percakapan daring ramai dengan berita duka, sampai pengumuman dari pengeras suara masjid perihal orang meninggal. Rentetan itu kejadian tentu berpengaruh pada kondisi psikologis orang tua.
“Pandemi yang lama, mulai dari PSBB hingga PPKM, membuat kita merasa jenuh, stres, dan bingung. Tak bisa dipungkiri bahwa stres dan bingungnya orang tua juga akan menular kepada anak-anak,” kata Dwi dikutip akun Youtube Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Kamis (29/7/2021).
Hal itu disampaikan oleh Psikolog Universitas Airlangga Dwi Retno Suminar dalam sebuah webinar yang digelar Fakultas Psikologi Unair.
"Happy Parents, Happy Kids," kata Dwi.
Artinya, kata dia, hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah berkomitmen untuk berbahagia terlebih dulu. Sebab kebahagiaan orang tua akan menular kepada anak.
"Ini merupakan pesan sederhana, yakni orang tua bertanggung jawab menjadi orang bahagia, lalu menunjukkan dan menularkan gaya hidup bahagia kepada anak," kata Dwi.
Terlebih pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Tiap hari sirine ambulans terdengar, grup percakapan daring ramai dengan berita duka, sampai pengumuman dari pengeras suara masjid perihal orang meninggal. Rentetan itu kejadian tentu berpengaruh pada kondisi psikologis orang tua.
“Pandemi yang lama, mulai dari PSBB hingga PPKM, membuat kita merasa jenuh, stres, dan bingung. Tak bisa dipungkiri bahwa stres dan bingungnya orang tua juga akan menular kepada anak-anak,” kata Dwi dikutip akun Youtube Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Kamis (29/7/2021).