BEM SI Komitmen Kawal Tuntutan Aksi Sampai Tuntas
Redaksi
Senin, 11 April 2022 - 22:24 WIB
Aspirasi BEM SI diterima langsung oleh pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad, Rahmat Gobel, dan Lodewijk di dampingi Kapolri RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Istimewa.
Koordinator Media BEM Seluruh Indonesia, Luthfi menyebutkan aksi yang dilakukan hari ini (11/4/22) berjalan dengan lancar dan kondusif. Luthfi melanjutkan, bahwa mereka akan terus mengawal semua tuntutan ini sampai tuntas.
"Alhamdulillah aksi hari ini berjalan dengan lancar dan kondusif, kami mulai aksi pukul 12.00 dan bubar pada pukul 15.30 WIB," ujar Luthfi dalam keterangannya, Senin (11/4/2022).
Aksi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) ini merupakan lanjutan dari aksi BEM SI pada 28 Maret 2022 lalu. Dalam aksi ini BEM SI menolak wacana penundaan pemilu atau amandemen pemilu, mengkaji ulang UU IKN, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Aspirasi BEM SI diterima langsung oleh pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad, Rahmat Gobel, dan Lodewijk di dampingi Kapolri RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga:Demo Mahasiswa Berakhir Ricuh, Ini Pandangan Ulama
Dalam orasi di depan pimpinan DPR dan Kapolri, Koordinator Pusat BEM SI Kaharrudin mengungkapkan bahwa aspirasi ini murni dari suara rakyat untuk disampaikan ke wakil rakyat. "Aspirasi ini murni dari suara rakyat untuk disampaikan ke wakil rakyat, kami meminta pimpinan DPR disini menwakili suara rakyat bukan suara partai politik," kata Kahar.
Setelah aspirasi diterima dengan baik massa dari BEM SI membubarkan diri lalu kemudian mulai muncul keributan dan kerusuhan. Koordinator Bidang Media BEM SI Luthfi Yufrizal menyebut kerusuhan itu bukan terjadi oleh massa BEM SI, tetapi oleh oknum provokator dan penyusup.
"Alhamdulillah aksi hari ini berjalan dengan lancar dan kondusif, kami mulai aksi pukul 12.00 dan bubar pada pukul 15.30 WIB," ujar Luthfi dalam keterangannya, Senin (11/4/2022).
Aksi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) ini merupakan lanjutan dari aksi BEM SI pada 28 Maret 2022 lalu. Dalam aksi ini BEM SI menolak wacana penundaan pemilu atau amandemen pemilu, mengkaji ulang UU IKN, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Aspirasi BEM SI diterima langsung oleh pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad, Rahmat Gobel, dan Lodewijk di dampingi Kapolri RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga:Demo Mahasiswa Berakhir Ricuh, Ini Pandangan Ulama
Dalam orasi di depan pimpinan DPR dan Kapolri, Koordinator Pusat BEM SI Kaharrudin mengungkapkan bahwa aspirasi ini murni dari suara rakyat untuk disampaikan ke wakil rakyat. "Aspirasi ini murni dari suara rakyat untuk disampaikan ke wakil rakyat, kami meminta pimpinan DPR disini menwakili suara rakyat bukan suara partai politik," kata Kahar.
Setelah aspirasi diterima dengan baik massa dari BEM SI membubarkan diri lalu kemudian mulai muncul keributan dan kerusuhan. Koordinator Bidang Media BEM SI Luthfi Yufrizal menyebut kerusuhan itu bukan terjadi oleh massa BEM SI, tetapi oleh oknum provokator dan penyusup.