Jerman Kini Miliki Sekolah Tinggi Agama Islam Untuk Didik Ulama
Muhammad Hamzah Aryanto
Selasa, 29 Juni 2021 - 15:48 WIB
Dosen IKD Blent Ucar (kiri) dan Ketua IKD Esnaf Begic (kanan) (sumber: DW)
Sekolah Tinggi Agama Islam pertama di Jerman resmi dibuka pada 15 Juni 2021. Kampus bernama Islamkolleg Deutschland (IKD) berada di Kota Osnabruck dan merupakan kampus Islam pertama yang ada di Jerman.
Dilansir dari laman Deutsche Welle, salah seorang Imam, Ender Cetin (45) menyatakan Jerman kini memiliki perspektif masa depan di bidang Pendidikan Islam. Dia lahir dan besar di Berlin, dan sekarang menjadi mahasiswa angkatan pertama di Sekolah Tinggi Agama Islam.
“Pembukaan IKD adalah langkah yang tepat dan benar,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer menyambut rencana pembukaan Islamkolleg Deutschland di Osnabrück sebagai kabar baik bagi umat Islam di Jerman.
Katanya, Islamkolleg Deutschland di Osnabrück adalah bagian dari program khusus yang dirancang di Kementerian Dalam Negeri. Di Jerman, kementerian dalam negeri juga bertanggung jawab atas urusan agama dan kepentingan kelompok-kelompok agama.
“Setiap tahun, Konferensi Islam yang mempertemukan organisasi-organisasi Islam dengan pejabat pemerintahan Jerman dan wakil-wakil institusi terkait digelar di Jerman. Angkatan pertama yang akan mengikuti pendidikan Teologi Islam di Osnabrück terdiri dari 50 peserta,” tuturnya.
Horst Seehofer menyebut tujuan pendirian Perguruan Tinggi Agama Islam di Jerman itu terutama untuk meningkatkan jumlah Ulama dan Imam, yang juga bisa berkhotbah dalam bahasa Jerman. Ia juga mengatakan dana awal untuk pendirian perguruan tinggi itu disubsidi oleh Kementerian Dalam Negeri Jerman.
Dilansir dari laman Deutsche Welle, salah seorang Imam, Ender Cetin (45) menyatakan Jerman kini memiliki perspektif masa depan di bidang Pendidikan Islam. Dia lahir dan besar di Berlin, dan sekarang menjadi mahasiswa angkatan pertama di Sekolah Tinggi Agama Islam.
“Pembukaan IKD adalah langkah yang tepat dan benar,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer menyambut rencana pembukaan Islamkolleg Deutschland di Osnabrück sebagai kabar baik bagi umat Islam di Jerman.
Katanya, Islamkolleg Deutschland di Osnabrück adalah bagian dari program khusus yang dirancang di Kementerian Dalam Negeri. Di Jerman, kementerian dalam negeri juga bertanggung jawab atas urusan agama dan kepentingan kelompok-kelompok agama.
“Setiap tahun, Konferensi Islam yang mempertemukan organisasi-organisasi Islam dengan pejabat pemerintahan Jerman dan wakil-wakil institusi terkait digelar di Jerman. Angkatan pertama yang akan mengikuti pendidikan Teologi Islam di Osnabrück terdiri dari 50 peserta,” tuturnya.
Horst Seehofer menyebut tujuan pendirian Perguruan Tinggi Agama Islam di Jerman itu terutama untuk meningkatkan jumlah Ulama dan Imam, yang juga bisa berkhotbah dalam bahasa Jerman. Ia juga mengatakan dana awal untuk pendirian perguruan tinggi itu disubsidi oleh Kementerian Dalam Negeri Jerman.