Ini Alasan Investasi Keuangan Penting untuk Masa Depan
Mahmuda attar hussein
Kamis, 14 April 2022 - 15:50 WIB
IDX Islamic Capital Market Division, Derry Yustria. (Foto: Istimewa).
Investasi keuangan dinilai penting untuk memberikan keuntungan di masa depan. Apalagi setiap tahunnya harga barang naik dan khawatir terjadinya inflasi.
IDX Islamic Capital Market Division, Derry Yustria mengatakan, menjadikan tabungan sebagai satu-satunya andalan akan membuat seseorang kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya.
"Menabung tidak akan cukup jika kalian ingin beli rumah. Apalagi dengan gaji yang pas-pasan. Selain itu setiap kenaikan usia, kita juga punya kenaikan kebutuhan untuk anak, istri, dan lainnya," ujarnya di Webinar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Syariah, Kamis (14/4/2022).
Baca Juga: Ini Alasan Pentingnya Investasi di Sektor Keuangan
Untuk itu, lanjut Derry, dibutuhkan sebuah investasi guna mencapai kesejahteraan. Namun sebelum berinvestasi, sudah seharusnya masyarakat terliterasi dengan bain agar terhindar dari investasi bodong.
Di sisi lain, rendahnya literasi ini karena sebagian masyarakat masih enggan hidup bergelimang harta. Sebagian lainnya beranggapan, bahwa uang tidak bisa membeli kebahagiaan.
"Betul, uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi itu kalau sedikit. Kalau uangnya banyak justru kita bisa berbagi kebahagiaan lewat zakat, infak, sedekah, dan wakaf," jelasnya.
IDX Islamic Capital Market Division, Derry Yustria mengatakan, menjadikan tabungan sebagai satu-satunya andalan akan membuat seseorang kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya.
"Menabung tidak akan cukup jika kalian ingin beli rumah. Apalagi dengan gaji yang pas-pasan. Selain itu setiap kenaikan usia, kita juga punya kenaikan kebutuhan untuk anak, istri, dan lainnya," ujarnya di Webinar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Syariah, Kamis (14/4/2022).
Baca Juga: Ini Alasan Pentingnya Investasi di Sektor Keuangan
Untuk itu, lanjut Derry, dibutuhkan sebuah investasi guna mencapai kesejahteraan. Namun sebelum berinvestasi, sudah seharusnya masyarakat terliterasi dengan bain agar terhindar dari investasi bodong.
Di sisi lain, rendahnya literasi ini karena sebagian masyarakat masih enggan hidup bergelimang harta. Sebagian lainnya beranggapan, bahwa uang tidak bisa membeli kebahagiaan.
"Betul, uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi itu kalau sedikit. Kalau uangnya banyak justru kita bisa berbagi kebahagiaan lewat zakat, infak, sedekah, dan wakaf," jelasnya.