home sosok muslim

Mengapa Harus Kartini?

Kamis, 21 April 2022 - 20:00 WIB
R.A. Kartini (foto: Wikimedia)
Hari ini, 21 April, diperingati sebagai harinya perempuan Indonesia yang biasa disebut sebagai Hari Kartini. Sosok Kartini menjadi inspirasi bagi perjuangan kemajuan perempuan Indonesia.

Kartini merupakan santriwati khusus Kiai Soleh Darat dari Semarang. Ia berasal dari keluarga cerdas. Sang kakak, R. Sosrokartono, menguasai 27 bahasa dunia, meski ada pula yang menyebut 21 bahasa.

Menurut pemerhati sejarah asal Surabaya, Bustomi, saat menempuh pendidikan di Jawa, Kartini sudah menyuarakan edukasi bagi perempuan agar tak jadi pelengkap pria saja. Satu pelajaran penting yang didapat dari Kiai Sholeh Darat, perempuan adalah madrasah utama dan pertama bagi anak-anak mereka, sehingga penting dibekali pendidikan.

Baca juga: Iriana Jokowi: Hari Kartini Dimaknai Sebagai Era Kebangkitan Perempuan

“Atas usaha Kartini tersebut, maka hari kelahiran Kartini pada 21 April diperingati sebagai hari di mana penyetaraan pendidikan antara lelaki dan perempuan bermula,” kata Bustomi di lamannya, dikutip Kamis (21/4/2022).

Muncul kemudian pertanyaan mengapa harus Kartini? Jauh sebelum kelahirannya, ada Laksamana Keumalahayati sebagai panglima perang angkatan laut pertama di dunia.

Apa kelebihan Kartini dibanding panglima perang gerilya Aceh, Cut Nyak Dhien, atau wartawati pertama di Indonesia asal Sumatera Barat, Rohana Kudus, atau Christina Martha Tiahahu dari Maluku, pejuang muslim yang memimpin perang melawan penjajah?
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
perempuan muda perempuan ra kartini kaum perempuan hari kartini
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya