Muhadjir Effendy Minta Polda Jateng Sosialisasikan Jalur Alternatif
Hasanah syakim
Senin, 25 April 2022 - 01:05 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID)
Kementerian Perhubungan memprediksi arus mudik lebaran tahun 2022 akan meningkat secara signifikan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kemenhub diperkirakan sebanyak 85,5 juta pemudik akan kembali ke kampung halaman.
Kemenhub memperkirakan sebesar 26,8 persen atau 21,3 juta orang akan menuju Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu destinasi utama pelaku perjalanan mudik di momen lebaran.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyampaikan terdapat empat variabel yang perlu disiapkan dalam menghadapi arus mudik lebaran 2022. Menurutnya, pertama yaitu tata kelola lalu lintas dan ketersediaan supply BBM dan distribusianya.
"Kedua, kondisi Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi baik dua dosis serta booster, ketiga ketersediaan bahan pokok dan penyaluran bansos, serta keempat kondisi yang tak terduga terkait bencana dan perilaku pemudik," ujar Muhadjir dalam Rapat Koordinasi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan stakeholder terkait. dikutip Ahad (24/4/2022).
Baca juga:Uji Coba Penerapan Rekayasa Lalu Lintas Ganjil-Genap di Jalan Tol Dimulai 25-27 April
Muhadjir menyampaikan apresiasinya terkait tata kelola lalu lintas, dan kesiapan Polda Jawa Tengah dalam menyiagakan mudik lebaran 2022, serta menilai Jawa Tengah sudah siap menyambut mudik lebaran 2022.
"Untuk mengantisipasi kepadatan pemudik di jalur utama dan jalur Pantai Utara (Pantura), kami juga meminta agar pihak Polda Jateng mempromosikan jalur alternatif, yakni di jalur selatan dan jalur Pantai Selatan," katanya,
Kemenhub memperkirakan sebesar 26,8 persen atau 21,3 juta orang akan menuju Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu destinasi utama pelaku perjalanan mudik di momen lebaran.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyampaikan terdapat empat variabel yang perlu disiapkan dalam menghadapi arus mudik lebaran 2022. Menurutnya, pertama yaitu tata kelola lalu lintas dan ketersediaan supply BBM dan distribusianya.
"Kedua, kondisi Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi baik dua dosis serta booster, ketiga ketersediaan bahan pokok dan penyaluran bansos, serta keempat kondisi yang tak terduga terkait bencana dan perilaku pemudik," ujar Muhadjir dalam Rapat Koordinasi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan stakeholder terkait. dikutip Ahad (24/4/2022).
Baca juga:Uji Coba Penerapan Rekayasa Lalu Lintas Ganjil-Genap di Jalan Tol Dimulai 25-27 April
Muhadjir menyampaikan apresiasinya terkait tata kelola lalu lintas, dan kesiapan Polda Jawa Tengah dalam menyiagakan mudik lebaran 2022, serta menilai Jawa Tengah sudah siap menyambut mudik lebaran 2022.
"Untuk mengantisipasi kepadatan pemudik di jalur utama dan jalur Pantai Utara (Pantura), kami juga meminta agar pihak Polda Jateng mempromosikan jalur alternatif, yakni di jalur selatan dan jalur Pantai Selatan," katanya,