LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan keprihatinan atas dugaan kasus
pelecehan seksual secara verbal yang melibatkan belasan mahasiswa
Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).Wakil Ketua Umum MUI,
KH Cholil Nafis, menilai peristiwa tersebut mencerminkan pentingnya penguatan
pendidikan moral di lingkungan perguruan tinggi, tidak hanya berfokus pada aspek intelektual semata.
Baca juga: Susul UI dan ITB, Unpad Ikut Tersandung Kasus Pelecehan Seksual“Saya sedih, anak-anak kita yang merupakan calon pemimpin masa depan, berada di kampus favorit yang melahirkan pemimpin, justru terlibat dalam hal seperti ini,” ujar Kiai Cholil di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus membentuk karakter serta integritas yang kuat.
Menurutnya, penguatan pendidikan berbasis nilai seperti pendidikan Pancasila dan keagamaan perlu terus ditingkatkan agar lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak.
“Jadi membangun peradaban itu tak cukup dengan kepandaian saja atau intelektualitas saja, tetapi juga ada kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan di situ kita perlu menanamkan nilai-nilai religi,” katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (17/4/2026).
Lebih lanjut, Kiai Cholil mendorong peran lembaga keagamaan di lingkungan kampus, termasuk masjid, agar dapat menjadi pusat pembinaan moral dan spiritual bagi mahasiswa.
Baca juga: 16 Mahasiswa FHUI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual DinonaktifkanDi samping itu, Kiai Cholil juga menekankan bahwa penguatan nilai-nilai keagamaan perlu dilakukan secara menyeluruh di berbagai pemeluk agama, sehingga perkembangan intelektual tidak terlepas dari pembinaan emosional dan spiritual.
“Agar intelektualitas itu tidak kering dari pembinaan penguatan emosional dan kekuatan religinya,” ujarnya.
(est)