Tadabur Hari Kelima Iktikaf: Kesempurnaan Jiwa Manusia
Fajar adhitya
Selasa, 26 April 2022 - 11:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Manusia adalah makhluk jasmani-rohani yang sangat kompleks, terdiri atas raga, jiwa, dan roh. Keberadaan roh dalam diri manusia membuatnya berbeda dari makhluk lainnya.
Selain memiliki raga, manusia juga memiliki jiwa yang disebut dengan nafs dalam Al-Qur’an. Kata nafs dalam Al-Qur'an juga terkadang berarti dorongan jiwa atau syahwat.
Dengan demikian, manusia memiliki potensi yang sangat besar sehingga dapat mencapai kesempurnaan melebihi makhluk lain. Kata an-nafs menunjukkan suatu keadaan yang keluar (berembus) secara lembut atau perlahan, baik berupa angin maupun lainnya.
Baca Juga:Mengisi 10 Hari Terakhir Ramadhan dengan Umrah seperti Pahala Haji
Berikut ayat-ayat yang dapat dihayati dan tadabur di hari kelima itikaf Ramadhan:
1. Al-Fajr ayat 27-30
يٰٓاَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَىِٕنَّةُۙ - ٢٧
Selain memiliki raga, manusia juga memiliki jiwa yang disebut dengan nafs dalam Al-Qur’an. Kata nafs dalam Al-Qur'an juga terkadang berarti dorongan jiwa atau syahwat.
Dengan demikian, manusia memiliki potensi yang sangat besar sehingga dapat mencapai kesempurnaan melebihi makhluk lain. Kata an-nafs menunjukkan suatu keadaan yang keluar (berembus) secara lembut atau perlahan, baik berupa angin maupun lainnya.
Baca Juga:Mengisi 10 Hari Terakhir Ramadhan dengan Umrah seperti Pahala Haji
Berikut ayat-ayat yang dapat dihayati dan tadabur di hari kelima itikaf Ramadhan:
1. Al-Fajr ayat 27-30
يٰٓاَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَىِٕنَّةُۙ - ٢٧