home sosok muslim

Kisah Ali bin Thalib Syahid di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Selasa, 26 April 2022 - 15:00 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Ali bin Thalib merupakan sepupu Rasulullah sekaligus sahabat mulia. Dia menjabat sebagai khalifah keempat Khulafaur Rasyidin, menggantikan Utsman bin Affan.

Pada 21 Ramadhan 40 H, Ali bin Thalib dibunuh setelah shalat Shubuh. Kesyahidan Sayyidina Ali telah diceritakan Ibnu Katsir dalam Kitab Al-Bidayah wan Nihayah. Ali dibunuh dengan keji oleh seorang bernama Ibnu Muljam.

Ibnu Muljam berasal dari kelompok Khawarij dan mengklaim paling benar sendiri soal Islam. Dia menikam Ali usai shalat Subuh pada 21 Ramadhan. Ssbagian sejarawan menyebut 17 Ramadhan atau 20 Ramadhan 40 H/661 M.

Baca juga: 7 Rekomendasi Buku untuk Tingkatkan Intelektualitas Muslim saat Ramadhan

Saat terjadi konflik di tubuh umat Islam yang berakibat perang Shiffin 37 H, antara Muawiyah dan Ali terkait suksesi kepemimpinan dan keumatan, muncul kelompok Khawarij. Ibnu Muljam bagian dari kelompok ini.

Khawarij menentang kelompok Ali maupun Muawiyah, serta menganggap diri paling benar. Di luar kelompoknya adalah salah dan kafir. Mereka merasa kelompoknya sesuai dengan Al-Qur’an, selain mereka wajib diperangi karena telah mengotori hukum Allah.

Kisah kesyahidan Ali bin Thalib ini menjadi kabar pilu bagi umat Islam. Ali dikenal sebagai orang dekat Rasulullah. Muawiyah, sahabat sekaligus sosok yang kerap berselisih paham dengan Ali pun menangis ketika Ali bin Thalib berpulang.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ramadhan bulan ramadhan kisah sahabat rasulullah ali bin abi thalib mati syahid
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya