Ucapan Selamat Lebaran, Arti Doa Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Mahmuda attar hussein
Kamis, 28 April 2022 - 14:30 WIB
Ilustrasi ucapan selamat lebaran. (Foto: Istimewa).
Ucapan selamat lebaran mulai beredar pada malam takbiran nanti. Sambutan tersebut disampaikan melalui grup aplikasi berpesan hingga media sosial.
Ada berbagai macam ucapan selamat lebaran. Mulai dari pantun hingga kalimat formal. Namun seperti apa ucapan selamat lebaran yang benar sesuai anjuran Nabi SAW?
Seorang sahabat Jubair bin Nafir, dia mengatakan, "Apabila sahabat-sahabat Rasulullah bertemu pada hari raya, mereka saling mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum."
Baca Juga:Adab Sambut Hari Raya Idul Fitri, Siapkan Penampilan Terbaik
Ucapan ini merupakan doa yang artinya "Semoga Allah menerima (puasa dan amal) dari kami dan (puasa dan amal) dari kalian."
Doa ini dinilai sebagai hadits taqriri. Artinya Rasulullah tidak melarang ketika para sahabat mengucapkannya saat hari raya, sehingga bisa diamalkan umat setelahnya.
Sementara umat Islam di Indonesia terbiasa dengan ucapan: "Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin". Ucapan ini tidak juga salah, karena Idul Fitri menjadi momen saling maaf memaafkan satu sama lain.
Ada berbagai macam ucapan selamat lebaran. Mulai dari pantun hingga kalimat formal. Namun seperti apa ucapan selamat lebaran yang benar sesuai anjuran Nabi SAW?
Seorang sahabat Jubair bin Nafir, dia mengatakan, "Apabila sahabat-sahabat Rasulullah bertemu pada hari raya, mereka saling mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum."
Baca Juga:Adab Sambut Hari Raya Idul Fitri, Siapkan Penampilan Terbaik
Ucapan ini merupakan doa yang artinya "Semoga Allah menerima (puasa dan amal) dari kami dan (puasa dan amal) dari kalian."
Doa ini dinilai sebagai hadits taqriri. Artinya Rasulullah tidak melarang ketika para sahabat mengucapkannya saat hari raya, sehingga bisa diamalkan umat setelahnya.
Sementara umat Islam di Indonesia terbiasa dengan ucapan: "Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin". Ucapan ini tidak juga salah, karena Idul Fitri menjadi momen saling maaf memaafkan satu sama lain.
(bal)