Idulfitri menjadi momen kebersamaan yang identik dengan silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga, kerabat dan banyak lainnya yang menghadirkan kebahagiaan. Namun begitu, Anda perlu waspada juga mengenai risiko Kesehatan si kecil sata bertemu banyak orang.
Arus mudik angkutan Lebaran 2026 telah berakhir, seiring dengan ditetapkannya Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Berdasarkan data yang dihimpun Jasa Marga, 18 Maret 2026 merupakan puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah.
Kepastian tanggal Idulfitri sering kali menjadi sumbu perdebatan hukum. Benarkah mendahului otoritas dalam mengumumkan hari raya adalah sebuah keharaman, ataukah ia bagian dari ijtihad yang patut dihargai?
Negara anggota Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) kompak menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah bertepatan dengan Sabtu, 21 Maret 2026.
Lebaran di Indonesia tak lengkap tanpa halalbihalal. Namun, di balik keriuhan silaturahmi, tersimpan catatan kritis tentang batas kegembiraan yang dibolehkan dan reduksi makna maaf yang sering kali menjadi semu.
Menjelang Idulfitri, berjabat tangan seolah menjadi ritual wajib. Namun, di balik kehangatan silaturahmi, terdapat tuntunan presisi dari penduduk Yaman hingga etika satu tangan yang sering terabaikan.
Umat muslim di Inggris bakal merayakan Idul Fitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026. Sebagaimana dilansir dari Islamic Relief, pada Kamis, 18 Maret bulan sabit belum terlihat.
Kesepakatan negara-negara anggota MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) merupakan salah satu tonggak yang menjadi rujukan bersama dalam menetapkan bulan Hijriah, salah satunya bulan Syawal sebagai tanda Idulfitri. Seperti apa penentuan MABIMS itu sendiri?
Tertinggal satu rakaat dalam shalat Ied bukan sekadar soal menambah kekurangan. Di dalamnya terdapat perdebatan fikih tentang apakah rakaat yang didapati bersama imam adalah awal atau akhir shalat.
Umat Islam menggelontorkan dana fantastis hingga puluhan triliun rupiah setiap Idulfitri. Namun, alih-alih mengentaskan kemiskinan, dana tersebut kerap menguap dalam pusaran konsumerisme yang nirfaedah.
Idulfitri bukan sekadar garis finis ritual tahunan, melainkan transisi menuju istiqamah. Perayaan ini adalah bentuk ibadah melalui rasa syukur yang terukur, menjauh dari euforia hampa dan bidah.