home wisata halal

Asal Usul dan Makna Ketupat Lebaran, Punya Nilai Filosofis

Senin, 02 Mei 2022 - 12:00 WIB
Makna dan filosofis ketupat. (Foto: Istimewa).
Ketupat merupakan makanan yang tidak pernah absen di momen Lebaran. Lantas kenapa sih ketupat ini identik sekali dengan lebaran Idul Fitri di Indonesia?

Dilansir rungguru.com, menurut sejarawan Belanda, Hermanus Johannes de Graaf dalam Malay Annual, ketupat pertama kali muncul di Tanah Jawa sejak abad ke-15, pada masa pemerintahan Kerajaan Demak. Ketupat terbuat dari beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda atau janur.

Ketupat diperkenalkan pertama kali oleh Sunan Kalijaga. Awalnya, ketupat digunakan untuk berdakwah menyebarkan ajaran Islam di Tanah Jawa.

Baca Juga: 4 Cara Jaga Berat Badan Tetap Stabil saat Lebaran

Masa itu masyarakat Jawa dikenal cukup sulit untuk "di-Islamkan". Apalagi mereka telah memiliki sistem kepercayaan terdahulu, yakni Kejawen.

Kenapa ketupat? Karena Sunan Kalijaga ingin menyebarkan Islam menggunakan pendekatan budaya. Di sini, ketupat salah satu yang dianggap bisa dekat dengan kebudayaan masyarakat Jawa saat itu.

Ternyata strategi Sunan Kalijaga cukup berhasil. Bahkan, berkat ketupat penyebaran Islam mampu diterima secara luas, dan banyak yang pada akhirnya memeluk agama Islam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ketupat lebaran idul fitri
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya