Oleh: Nurkhamid AlfiLANGIT7.ID- Bekasi; Nama lengkapnya: Yayasan Pendidikan Rumah Neduh Al-Mustam. Yayasan ini berdiri di atas tanah seluas 4.500 m2 yang beralamat di Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Bekasi. Berjarak 5 km ke arah Selatan Kota Mandiri Grand Wisata Bekasi. Saat ini sedang dalam tahap penyelesaian akhir pembangunan fisik. Direncanakan selesai pada akhir 2026 sehingga pada semester pertama 2027 siap digunakan.
Bangunan utama berupa dua gedung berlantai tiga yang saling berhadapan. Gedung utama tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa: (1) Masjid berasitektur timur tengah, (2) laboratorium teknik manufakturing termasuk dan tidak terbatas pada mesin-mesin CNC (Computer Numerical Control) yakni mesin perkakas otomatis yang dioperasikan melalui perintah terprogram, (3) Laboratorium Bahasa, (4) Asrama peserta didik dan guru dengan kapasitas 160 orang, (5) Dapur komplit dengan fasilitasnya untuk penyediaan makanan bagi peserta didik dan staf pengajar, (6) fasilitas olahraga dan permainan lainnya.
Sarana dan prasarana utama beserta penunjangnya seperti yang disebutkan di atas, akan digunakan untuk penyelenggaraan sistem pendidikan SMKIT (Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu). Yakni bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan industri pada jenjang pendidikan menengah, dikombinasikan dengan pendidikan pesantren modern.
SMKIT Al-mustam memakai fasilitas seratus persen asrama, yang berfokus pada persiapan siswa untuk langsung bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan perguruan tinggi, dengan penekanan pada pengetahuan dan ketrampilan agama Islam yang mumpuni.
Sehingga pendidikan SMKIT Al-Mustam merupakan perpaduan antara sistem pendidikan formal seperti layaknya siswa SMK dengan ijazah formal dari Dinas Pendidikan dan informal seperti kehidupan di Pesantren layaknya Santri dalam memperdalam keislaman. Ditambah pendalaman sistem vokasi yang memiliki keunggulan kompetensi teknik yang spesifik.
Dalam hal pendidikan formal, Pengurus Yayasan ingin mengambil 'ruh' dari pesan KH. Ahmad Dahlan: "Jadilah Kyai yang berkemajuan". Sedangkan dalam penyelenggaraan Pesantren, Pengurus melaksanakan 'dawuh' KH. Hasyim Asy'ari: "Adabul 'Alim wal Muta'allim, menekankan keikhlasan niat mencari ilmu untuk ridho Allah serta menjaga akhlak dan adab."
Kapasitas SMKIT Al-Mustam sebanyak 144 peserta didik, dari kelas satu sampai tiga. Masing-masing kelas mempunyai dua ruang dengan 24 peserta didik setiap ruangnya. Untuk tahun ajar pertama pada 2027, akan dibuka kelas satu sebanyak 48 peserta didik yang akan menempati 2 ruang kelas.
Dalam penyelenggaraan pendidikan, SMKIT Al-Mustam tidak memungut biaya apapun selama tiga tahun masa pembelajaran. Pembebasan biaya ini juga berlaku pada makan-minum, biaya praktek kerja di laboratorium, maupun asrama. Semua pembiayaan akan dipenuhi dari dana CSR (Corporate Social Responsibily) perusahaan milik pendiri Yayasan.
![Yayasan Pendidikan Al-Mustam: Berangkat Dari Idealisme]()
Yayasan juga telah menyediakan lahan persawahan dan perkebunan yang dipandang cukup untuk penyediaan beras, sayur-mayur, dan ikan bagi 165 peserta didik dan pengajarnya.
Oleh sebab itu, lembaga pendidikan ini diperuntukkan bagi tamatan SMP dan atau Tsanawiyah dari kalangan keluarga yang tidak mampu, namun mempunyai prestasi belajar yang baik dan berhasil lolos dalam ujian seleksi.
Dalam penyelenggaraan ujian seleksi masuk SMKIT Al-Mustam guna memperoleh kualitas masukan yang baik, pihak Yayasan akan menggandeng lembaga profesional yang independen. Hasil seleksi bersifat mengikat dan tidak diperkenankan adanya intervensi dari pihak manapun.
Untuk menambah pengayaan kurikulum vokasi yang berfokus pada kebutuhan industri, SMKIT Al-Mustam akan mendatangkan tenaga dari Jepang yang saat ini telah bekerjasama dengan perusahaan induk, khususnya dalam penyiapkan menjadi tenaga teknis dan bahasa Jepang untuk nantinya bisa disalurkan pada perusahaan-perusahaan Jepang.
Yayasan juga akan menyediakan beasiswa bagi lulusan yang berhasil lulus seleksi perguruan tinggi negeri. Tentang jumlahnya, akan disesuaikan berdasarkan kemampuan keuangan Yayasan.
Semua rencana dalam penyelenggaraan pendidikan Terpadu ini diawali dari sebuah Idealisme: menyiapkan generasi muda yang beriman, bertaqwa, beramal sholeh, dengan keahlian teknis yang siap terjun pada dunia kerja. Di sebuah "Rumah Neduh Al-Mustam" ini semoga Idealisme gagasan itu terwujud.
Wallahu'alam(*)
(lam)