Utang Puasa 30 Hari, Begini Cara Bayar Fidiahnya
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 07 Mei 2022 - 04:00 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Sebagian umat harus memilih untuk meninggalkan puasa Ramadhan selama sebulan penuh, karena berbagai alasan, seperti ibu yang menyusui anaknya.
Selain harus mengqadha, ibu menyusui juga perlu membayar fidiah. Lalu bagaimana cara membayar fidiah untuk utang puasa sebulan Ramadhan.
Pendakwah, Buya Yahya menjelaskan, sebagian ulama menganjurkan agar satu mud diberikan kepada satu fakir miskin. Namun, ada anggapan lain yang membolehkan untuk bisa memberikan seluruh fidiah kepada satu fakir miskin.
Baca juga:Buya Yahya: Bulan Syawal Momentum Tepat Perbaiki Hubungan Antar Manusia
"Yang jelas 'mud' itu harus. 'Fakir' itu harus. Sehari (utang) satu mud, 30 hari maka 30 mud," ujarnya dikanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Jumat (6/5/2022).
Sementara pemberian 30 mud kepada satu fakir miskin juga sah. Walaupun tidak mengikuti anjuran satu mud, satu fakir miskin.
"30 mud, untuk 1, 2, atau 3 fakir miskin sah, boleh. Intinya harus fakir miskin yang menerima, dan mudnya sesuai dengan hari yang ditinggalkan," ungkapnya.
Selain harus mengqadha, ibu menyusui juga perlu membayar fidiah. Lalu bagaimana cara membayar fidiah untuk utang puasa sebulan Ramadhan.
Pendakwah, Buya Yahya menjelaskan, sebagian ulama menganjurkan agar satu mud diberikan kepada satu fakir miskin. Namun, ada anggapan lain yang membolehkan untuk bisa memberikan seluruh fidiah kepada satu fakir miskin.
Baca juga:Buya Yahya: Bulan Syawal Momentum Tepat Perbaiki Hubungan Antar Manusia
"Yang jelas 'mud' itu harus. 'Fakir' itu harus. Sehari (utang) satu mud, 30 hari maka 30 mud," ujarnya dikanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Jumat (6/5/2022).
Sementara pemberian 30 mud kepada satu fakir miskin juga sah. Walaupun tidak mengikuti anjuran satu mud, satu fakir miskin.
"30 mud, untuk 1, 2, atau 3 fakir miskin sah, boleh. Intinya harus fakir miskin yang menerima, dan mudnya sesuai dengan hari yang ditinggalkan," ungkapnya.