SEA Games Hanoi
Menpora Lepas 499 Kontingen Indonesia ke Vietnam
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 09 Mei 2022 - 14:22 WIB
Menpora Lepas 499 Kontingen Indonesia ke Vietnam
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam upacara Pelepasan Tim Indonesia menuju SEA Games 2021 Vietnam tahun 2022. Adapun pelepasan ini dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/5/2022).
Menpora Amali menyampaikan bahwa pengiriman kontingen Indonesia SEA Games Vietnam 2021 berbeda dengan pengiriman atlet pada SEA Games Filipina 2019 yang lalu. Pasalnya, saat ini telah dilakukan perubahan mendasar, yakni perubahan paradigma dalam pembinaan prestasi olahraga nasional.
Baca Juga:Permudah Penyebaran Informasi, Kantor Berita Vietnam Luncurkan Web Khusus
"Sesuai arahan Presiden untuk melakukan review total terhadap ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional, maka lahirlah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Ini dikuatkan oleh Perpres nomor 86 tahun 2021 yang menjadikan target utama pembinaan prestasi olahraga nasional adalah peringkat Indonesia di tingkat dunia pada setiap olimpiade. Sedangkan Asian Games dan SEA Games ditempatkan hanya sebagai sasaran antara saja," kata Menpora Amali.
Menurut Menpora Amali, penentuan keikutsertaan kontingen Indonesia di setiap multi event olahraga internasional didasarkan pada hasil rekomendasi tim review. Tim ini terdiri dari para akademisi, praktisi, perwakilan KONI dan perwakilan KOI yang dipimpin oleh Prof. Dr. Mochammad Asmawi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
"Diharapkan dengan cara seperti ini, maka atlet yang diberangkatkan serta nomor pertandingan dari cabang olahraga yang diikuti benar-benar didasari dari track record catatan prestasi serta pertimbangan objektif lainnya. Bukan berdasarkan alasan subjektif," ujarnya.
Baca Juga:Seluruh Venue SEA Games Dibuka untuk Umum dan Gratis
Menpora Amali menyampaikan bahwa pengiriman kontingen Indonesia SEA Games Vietnam 2021 berbeda dengan pengiriman atlet pada SEA Games Filipina 2019 yang lalu. Pasalnya, saat ini telah dilakukan perubahan mendasar, yakni perubahan paradigma dalam pembinaan prestasi olahraga nasional.
Baca Juga:Permudah Penyebaran Informasi, Kantor Berita Vietnam Luncurkan Web Khusus
"Sesuai arahan Presiden untuk melakukan review total terhadap ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional, maka lahirlah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Ini dikuatkan oleh Perpres nomor 86 tahun 2021 yang menjadikan target utama pembinaan prestasi olahraga nasional adalah peringkat Indonesia di tingkat dunia pada setiap olimpiade. Sedangkan Asian Games dan SEA Games ditempatkan hanya sebagai sasaran antara saja," kata Menpora Amali.
Menurut Menpora Amali, penentuan keikutsertaan kontingen Indonesia di setiap multi event olahraga internasional didasarkan pada hasil rekomendasi tim review. Tim ini terdiri dari para akademisi, praktisi, perwakilan KONI dan perwakilan KOI yang dipimpin oleh Prof. Dr. Mochammad Asmawi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
"Diharapkan dengan cara seperti ini, maka atlet yang diberangkatkan serta nomor pertandingan dari cabang olahraga yang diikuti benar-benar didasari dari track record catatan prestasi serta pertimbangan objektif lainnya. Bukan berdasarkan alasan subjektif," ujarnya.
Baca Juga:Seluruh Venue SEA Games Dibuka untuk Umum dan Gratis