home global news

Fenomena Panas Terik, BMKG Imbau Masyarakat Jaga Stamina Tubuh

Senin, 09 Mei 2022 - 14:21 WIB
Ilustrasi fenomena panas terik di siang hari yang melanda sebagian wilayah di Indonesia. Foto: Langit7/iStock
Beberapa hari terakhir wilayah Jabodetabek mengalami cuaca panas yang cukup ekstrim. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu maksimum selama periode 1-7 Mei 2022, berkisar antara 33-36,1 derajat celcius.

Bahkan, wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara diselimuti suhu maksimum tertinggi hingga 36,1 derajat Celcius. Atas kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi suhu panas atau terik di siang hari hingga pertengahan Mei 2022.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG: Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

"Masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto seperti dikutip dari Antara, Senin (9/5/2022).

Menurut Guswanto ada beberapa hal yang menjadi pemicu fenomena panas terik ini, yaitu posisi semu matahari saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator.

Posisi tersebut mengindikasikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau. Di mana tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujan akan sangat berkurang, sehingga cuaca cerah pada pagi menjelang siang hari akan cukup mendominasi.

Cuaca cerah tingkat awan yang rendah mengakibatkan penerimaan sinar matahari di permukaan Bumi lebih maksimal. Sehingga menghasilkan kondisi suhu panas yang cukup terik di siang hari.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
suhu panas bmkg jaga stamina cairan tubuh
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya