Mengenang Didi Kempot, Dikenal Lewat Tembang Stasiun Balapan
Jaja Suhana
Senin, 09 Mei 2022 - 14:51 WIB
(Foto: Twitter @NetflixID)
Stasiun Balapan merupakan salah satu stasiun besar yang terletak di Surakarta, Jawa Tengah. Stasiun itu merupakan salah satu tujuan pemudik Lebaran 2022 yang menggunakan jalur kereta api.
Dari pantauan media, terdapat peningkatan volume pemudik pada Lebaran 2022. pada H-2 Lebaran terdapat 45.622 orang yang turun di Stasiun Balapan. Begitu juga arus balik, Stasiun Balapan merupakan pilihan bagi para pemudik dari Surabaya, Jakarta dan Bandung.
Baca Juga:Mengenang Mieke Widjaja, Ini 7 Film Populernya Sepanjang Masa
Berbicara Stasiun Balapan, ada sosok artis yang namanya erat dengan stasiun ini, yakni Didi Prasetyo alias Didi Kempot. Nama Didi Kempot secara tidak langsung dibesarkan lewat Stasiun Balapan.
Karir Didi bermula dari seorang pengamen jalanan Solo. Kemudian dia hijrah ke Jakarta pada 1989. Nama Didi mulai dikenal publik melalui lagu-lagu berbahasa Jawa yang khas, antara lain Stasiun Balapan, Sewu Kuto dan Cucak Rowo. Semenjak itu Didi mulai dikenal sebagai penyanyi campur sari, namun demikian, lagu campur sari masih minim peminatnya kala itu.
Menariknya, pada 2019 nama Didi kembali buming terutama di kalangan milenial. Lagu-lagu patah hatinya banyak digandrungi anak muda yang merasa terwakili perasaannya. Para fans itu kemudian menamakan dirinya sebagai Sobat Ambyar.
Baca Juga:Kompak, Mahalini Temani Rizky Febian Berbuka Puasa
Dari pantauan media, terdapat peningkatan volume pemudik pada Lebaran 2022. pada H-2 Lebaran terdapat 45.622 orang yang turun di Stasiun Balapan. Begitu juga arus balik, Stasiun Balapan merupakan pilihan bagi para pemudik dari Surabaya, Jakarta dan Bandung.
Baca Juga:Mengenang Mieke Widjaja, Ini 7 Film Populernya Sepanjang Masa
Berbicara Stasiun Balapan, ada sosok artis yang namanya erat dengan stasiun ini, yakni Didi Prasetyo alias Didi Kempot. Nama Didi Kempot secara tidak langsung dibesarkan lewat Stasiun Balapan.
Karir Didi bermula dari seorang pengamen jalanan Solo. Kemudian dia hijrah ke Jakarta pada 1989. Nama Didi mulai dikenal publik melalui lagu-lagu berbahasa Jawa yang khas, antara lain Stasiun Balapan, Sewu Kuto dan Cucak Rowo. Semenjak itu Didi mulai dikenal sebagai penyanyi campur sari, namun demikian, lagu campur sari masih minim peminatnya kala itu.
Menariknya, pada 2019 nama Didi kembali buming terutama di kalangan milenial. Lagu-lagu patah hatinya banyak digandrungi anak muda yang merasa terwakili perasaannya. Para fans itu kemudian menamakan dirinya sebagai Sobat Ambyar.
Baca Juga:Kompak, Mahalini Temani Rizky Febian Berbuka Puasa