Masjid di Jepang Ini Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Orang Asing
Fajar adhitya
Ahad, 01 Agustus 2021 - 21:16 WIB
Masjid Ebina di Jepang. (Foto: Istimewa).
Masjid Ebina yang berada di Jepang menjadi sentra vaksinasi bagi orang asing yang tinggal di daerah tersebut. Terdapat 2.700 warga yang tinggal di daerah tersebut.
Pejabat Kota Ebina, Prefektur Kanagawa mengatakan, gagasan menjadikan Masjid Ebina sebagai tempat vaksinasi muncul karena banyaknya warga asing yang terkendala bahasa untuk mendapat layanan penyuntikkan.
NHK melaporkan pada Sabtu (30/7/2021) kemarin, sebanyak 54 warga negara asing (WNA) yang tinggal di kota dan sekitarnya menjadi tamu perdana penyuntikkan vaksin. Warga yang ingin menjalani vaksinasi diharuskan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Penduduk asing sekitar mendapat dosis pertamanya setelah melakukan konsultasi medis dengan dokter melalui penerjemah. Vaksinasi untuk muslimah terpisah dengan tirai hijab sehingga tetap terjaga auratnya.
Pejabat kota mengatakan layanan vaksinasi di Masjid Ebina akan dibuka setiap hari Sabtu. Masjid itu sendiri rata-rata dikunjungi 1.200 orang setiap pekan, termasuk warga asing yang bertempat tinggal di wilayah di dekatnya seperti Ayase dan Zama.
Para pejabat setempat, menurut laporan NHK, akan memprioritaskan mereka yang bertempat tinggal di Kota Ebina. Namun jika jumlah vaksin mencukupi, warga luar kota juga bisa dilayani.
Pejabat Kota Ebina, Prefektur Kanagawa mengatakan, gagasan menjadikan Masjid Ebina sebagai tempat vaksinasi muncul karena banyaknya warga asing yang terkendala bahasa untuk mendapat layanan penyuntikkan.
NHK melaporkan pada Sabtu (30/7/2021) kemarin, sebanyak 54 warga negara asing (WNA) yang tinggal di kota dan sekitarnya menjadi tamu perdana penyuntikkan vaksin. Warga yang ingin menjalani vaksinasi diharuskan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Penduduk asing sekitar mendapat dosis pertamanya setelah melakukan konsultasi medis dengan dokter melalui penerjemah. Vaksinasi untuk muslimah terpisah dengan tirai hijab sehingga tetap terjaga auratnya.
Pejabat kota mengatakan layanan vaksinasi di Masjid Ebina akan dibuka setiap hari Sabtu. Masjid itu sendiri rata-rata dikunjungi 1.200 orang setiap pekan, termasuk warga asing yang bertempat tinggal di wilayah di dekatnya seperti Ayase dan Zama.
Para pejabat setempat, menurut laporan NHK, akan memprioritaskan mereka yang bertempat tinggal di Kota Ebina. Namun jika jumlah vaksin mencukupi, warga luar kota juga bisa dilayani.
(bal)