Ars-Vita Alamsyah, Muslimah Berjilbab Jadi Tim Antariksa Elon Musk
Muhajirin
Kamis, 12 Mei 2022 - 14:33 WIB
Ars-Vita Alamsyah (Dok Pribadi)
Ars-Vita Alamsyah, sosok wanita muslimah tengah mencuri perhatian publik Indonesia. Dia berhasil menjadi bagian dari tim antariksa di Spacex milik Elon Musk.
Berdasarkan profil Ars-Vita di Linkedln, dia bergabung dengan SpaceX sejak Agustus 2021, dengan posisi sebagai Supply Chain Reliability Engineer II.
Di blog miliknya, laman Frequently Asked Questions, Ars-Vita menjelaskan, seorang Supply Chain Reliability Engineer II bekerja mewujudkan umat manusia sebagai spesies yang multi-planet. Dia melakukan asesmen pada rantai pasok, mengevaluasi kinerja pada seluruh lini bisnis, menginisiasi perkembangan proses, dan menjalankan project management.
SpaceX merupakan perusahaan dirgantara yang didirikan Elon Musk pada 2002 silam. Perusahaan itu berlokasi di Hawthorne, Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS). Perusahaan besar ini terkenal kiprahnya dalam desain, produksi, dan peluncuran roket dan pesawat luar angkasa.
Meski bukan target awal, namun Ars-Vita mengaku merasa keren bisa bekerja di SpaceX. "Saya ingin menjadi bagian dari inovasi besar. Saya juga ingin mencoba menyelesaikan masalah yang kompleks, melihat perkembangan teknologi maju. Itu alasan saya ada di sini," katanya, dikutip kanal YouTube VOA Indonesia, Kamis (12/5/2022).
SpaceX bukan perusahaan dirgantara pertama yang pernah menerima Ars-Vita. Dia pernah bekerja di Northrop Grumman, perusahaan teknologi pertahanan dan dirgantara AS, sejak 2017-2020.
Baca Juga: Di Jerman, Profesor Muslimah ini Kembangkan Relasi Baik Manusia-Teknologi
Berdasarkan profil Ars-Vita di Linkedln, dia bergabung dengan SpaceX sejak Agustus 2021, dengan posisi sebagai Supply Chain Reliability Engineer II.
Di blog miliknya, laman Frequently Asked Questions, Ars-Vita menjelaskan, seorang Supply Chain Reliability Engineer II bekerja mewujudkan umat manusia sebagai spesies yang multi-planet. Dia melakukan asesmen pada rantai pasok, mengevaluasi kinerja pada seluruh lini bisnis, menginisiasi perkembangan proses, dan menjalankan project management.
SpaceX merupakan perusahaan dirgantara yang didirikan Elon Musk pada 2002 silam. Perusahaan itu berlokasi di Hawthorne, Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS). Perusahaan besar ini terkenal kiprahnya dalam desain, produksi, dan peluncuran roket dan pesawat luar angkasa.
Meski bukan target awal, namun Ars-Vita mengaku merasa keren bisa bekerja di SpaceX. "Saya ingin menjadi bagian dari inovasi besar. Saya juga ingin mencoba menyelesaikan masalah yang kompleks, melihat perkembangan teknologi maju. Itu alasan saya ada di sini," katanya, dikutip kanal YouTube VOA Indonesia, Kamis (12/5/2022).
SpaceX bukan perusahaan dirgantara pertama yang pernah menerima Ars-Vita. Dia pernah bekerja di Northrop Grumman, perusahaan teknologi pertahanan dan dirgantara AS, sejak 2017-2020.
Baca Juga: Di Jerman, Profesor Muslimah ini Kembangkan Relasi Baik Manusia-Teknologi