Olimpiade Tokyo: Impresif, Emas Pertama Indonesia dari Greysia-Apriyani
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 02 Agustus 2021 - 12:58 WIB
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu melakukan selebrasi setelah menyabet emas di nomor ganda putri bulu tangkis Olimpiade Tokyo, Senin (2/8/2021) Foto: Twitter
Pasangan ganda bulu tangkis putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia usai mengalahkan wakil China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dua gim langsung, 21-19 dan 21-15.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Senin (2/8), Greysia/Apriyani tampil mendominasi permainan. Mereka sempat memimpin 4-1 di awal gim pertama.
Tak lama berselang, Greysia/Apriyani semakin menjauh dengan skor 7-3. Meski wakil China sempat mendekat, namun Greysia/Apriyani mampu menutup interval pertama dengan skor 11-8.
Memasuki interval kedua, laga semakin sengit. Bahkan, Chen/Jia berhasil menyamakan kedudukan 11-11 setelah memanfaatkan kesalahan dari wakil Indonesia itu.
Meski begitu, Greysia/Apriyani membayar kesalahan tersebut dan mampu unggul 13-11. Ada insiden menarik disini, yaitu saat raket Jia patah dan membuat wakil China terlihat kelabakan mengimbangi permainan Indonesia.
Chen/Jia terus berusaha mencari celah memperkecil kedudukan menjadi 17-19. Namun, penampilan gemilang Greysia/Apriyani mampu menutup interval pertama dengan kemenangan 21-19.
Di gim kedua, Greysia/Apriyani terlihat masih mendominasi permainan. Bahkan, mereka sempat unggul 5-2 di menit awal gim kedua.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Senin (2/8), Greysia/Apriyani tampil mendominasi permainan. Mereka sempat memimpin 4-1 di awal gim pertama.
Tak lama berselang, Greysia/Apriyani semakin menjauh dengan skor 7-3. Meski wakil China sempat mendekat, namun Greysia/Apriyani mampu menutup interval pertama dengan skor 11-8.
Memasuki interval kedua, laga semakin sengit. Bahkan, Chen/Jia berhasil menyamakan kedudukan 11-11 setelah memanfaatkan kesalahan dari wakil Indonesia itu.
Meski begitu, Greysia/Apriyani membayar kesalahan tersebut dan mampu unggul 13-11. Ada insiden menarik disini, yaitu saat raket Jia patah dan membuat wakil China terlihat kelabakan mengimbangi permainan Indonesia.
Chen/Jia terus berusaha mencari celah memperkecil kedudukan menjadi 17-19. Namun, penampilan gemilang Greysia/Apriyani mampu menutup interval pertama dengan kemenangan 21-19.
Di gim kedua, Greysia/Apriyani terlihat masih mendominasi permainan. Bahkan, mereka sempat unggul 5-2 di menit awal gim kedua.