Pasangan Tidak Taat kepada Allah, Bagaimana Cara Menegurnya?
Redaksi
Ahad, 15 Mei 2022 - 12:32 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Dalam surat At-Tahrim ayat enam, Allah Swt memerintahkan kepada orang-orang beriman agar menjaga dirinya dan keluarga dari api neraka. Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah radiallahu anhu menafsirkan ayat ini dengan ta'dib dan ta'lim, yakni bagaimana kepala rumah tangga memberikan pengajaran adab dan ilmu kepada keluarganya sesuai panduan Qur'an dan Sunnah.
Dalam konteks hari ini, banyak fenomena keretakan rumah tangga akibat salah satu pasangan, baik itu suami maupun istri tidak taat kepada Allah Swt. Tanpa rasa malu dan kurangnya adab, salah satu pasangan atau keduanya dengan berani melanggar perintah dan larangan Allah.
Bagaimana cara mengingatkan pasangan yang tidak taat kepada Allah Swt? Pengasuh rubrik Tanya Jawab Fikih, Ustaz Muslim Nurdin dan Ustaz Ismail Hasyim al Fasiri menyampaikan, Islam memerintahkan kepada seseorang yang hendak mencari pasangan hidup agar pilihannya itu dikarenakan agama. Rasulullah salallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Baca Juga:Anggota DPR: Kasus HIV Akibat Penyimpangan Seksual Terus Meningkat
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” تُنْكَحُ المَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ: لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ، تَرِبَتْ يَدَاكَ- صحيح البخاري (7/ 7)
“Dari Abu Hurairah–Semoga Allah meridhainya- dari Nabi salallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Seorang wanita dinikahi karena empat perkara ; karena hartanya, kedudukannya, kecantikannya dan agamanya, maka pilihlah (nikahilah) karena agamanya, jika tidak engkau akan binasa.” (HR. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, 7/7).
Hadits ini walaupun ditujukan kepada laki-laki yang mencari calon istrinya, berlaku pula bagi perempuan yang mencari calon suaminya. Bahkan bagi perempuan mesti lebih diperhatikan, karena laki-laki yang dipilihnya bukan hanya sebagai pasangan hidup, namun juga sebagai imam baginya dan anak-anaknya. Allah ta’ala berfirman,
Dalam konteks hari ini, banyak fenomena keretakan rumah tangga akibat salah satu pasangan, baik itu suami maupun istri tidak taat kepada Allah Swt. Tanpa rasa malu dan kurangnya adab, salah satu pasangan atau keduanya dengan berani melanggar perintah dan larangan Allah.
Bagaimana cara mengingatkan pasangan yang tidak taat kepada Allah Swt? Pengasuh rubrik Tanya Jawab Fikih, Ustaz Muslim Nurdin dan Ustaz Ismail Hasyim al Fasiri menyampaikan, Islam memerintahkan kepada seseorang yang hendak mencari pasangan hidup agar pilihannya itu dikarenakan agama. Rasulullah salallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Baca Juga:Anggota DPR: Kasus HIV Akibat Penyimpangan Seksual Terus Meningkat
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” تُنْكَحُ المَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ: لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ، تَرِبَتْ يَدَاكَ- صحيح البخاري (7/ 7)
“Dari Abu Hurairah–Semoga Allah meridhainya- dari Nabi salallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Seorang wanita dinikahi karena empat perkara ; karena hartanya, kedudukannya, kecantikannya dan agamanya, maka pilihlah (nikahilah) karena agamanya, jika tidak engkau akan binasa.” (HR. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, 7/7).
Hadits ini walaupun ditujukan kepada laki-laki yang mencari calon istrinya, berlaku pula bagi perempuan yang mencari calon suaminya. Bahkan bagi perempuan mesti lebih diperhatikan, karena laki-laki yang dipilihnya bukan hanya sebagai pasangan hidup, namun juga sebagai imam baginya dan anak-anaknya. Allah ta’ala berfirman,