Blockchain Dinilai Bisa Jadi Kunci Membangun Industri Halal
Mahmuda attar hussein
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:50 WIB
Ilustrasi blockchain. (Foto: Istimewa).
Blockchain dinilai bisa menjadi kunci untuk membangun industri halal di Tanah Air. Teknologi ini menjadi bank data digital yang memiliki banyak nilai positif.
Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halal Thayiban (LPH-KHT) PP Muhammadiyah, Nadratuzzaman Hosen menyebutkan, selama ini blockchain digunakan untuk penyimpanan data mata uang kripto dan sejenisnya.
"Blockchain dikelola peer to peer dalam bentuk sistem terdistribusi, blockchain ibarat buku besar dengan sistem verifikasi yang bersifat konsensus, dan sistem pengamanan catatan transaksi bersama kriptografi. Hal ini cocok untuk ketertelusuran industri halal yang transparan, terpercaya dan aman," kata Hosen dalam keterangannya, Selasa (17/5/2022).
Baca Juga: Direktur Halal Center IPB: SDM Kunci Penting Kesuksesan Industri Pangan
Sistem ini diketahui telah membantu sistem industri halal di Australia, terutama pada produk daging segar. Dengan sistem itu, daging dapat ditelusuri riwayatnya dari hilir ke hulu.
Termasuk batch number, informasi tentang pendata, nomor pesanan, riwayat transportasi, hingga penyimpanan daging untuk kepastian kontaminasi dengan produk non-halal atau tidak.
"Dengan teknologi blockchain, konsumen dapat menelusuri riwayat transaksi dan kehalalan produk dalam hitungan detik baik dari dalam negeri ataupun dari luar negeri," ujarnya.
Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halal Thayiban (LPH-KHT) PP Muhammadiyah, Nadratuzzaman Hosen menyebutkan, selama ini blockchain digunakan untuk penyimpanan data mata uang kripto dan sejenisnya.
"Blockchain dikelola peer to peer dalam bentuk sistem terdistribusi, blockchain ibarat buku besar dengan sistem verifikasi yang bersifat konsensus, dan sistem pengamanan catatan transaksi bersama kriptografi. Hal ini cocok untuk ketertelusuran industri halal yang transparan, terpercaya dan aman," kata Hosen dalam keterangannya, Selasa (17/5/2022).
Baca Juga: Direktur Halal Center IPB: SDM Kunci Penting Kesuksesan Industri Pangan
Sistem ini diketahui telah membantu sistem industri halal di Australia, terutama pada produk daging segar. Dengan sistem itu, daging dapat ditelusuri riwayatnya dari hilir ke hulu.
Termasuk batch number, informasi tentang pendata, nomor pesanan, riwayat transportasi, hingga penyimpanan daging untuk kepastian kontaminasi dengan produk non-halal atau tidak.
"Dengan teknologi blockchain, konsumen dapat menelusuri riwayat transaksi dan kehalalan produk dalam hitungan detik baik dari dalam negeri ataupun dari luar negeri," ujarnya.