LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyiapkan berbagai program prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam lima tahun ke depan. Program tersebut mencakup bantuan pendidikan, rumah layak huni, layanan kesehatan, hingga permodalan usaha bagi mustahik.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, saat menerima audiensi dan silaturahmi Pengurus Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) bersama LAZ Persis di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (19/6).
Dalam pertemuan tersebut, Sodik memaparkan delapan strategi prioritas BAZNAS periode 2026-2031 yang meliputi penguatan ekosistem manajemen zakat, transformasi digital, peningkatan kompetensi amil, perluasan jaringan kemitraan, serta penguatan pendistribusian, pendayagunaan, dan pemberdayaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi mustahik.
Selain strategi tersebut, BAZNAS juga menyiapkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi fokus dalam lima tahun mendatang. Program-program itu antara lain BAZNAS Siaga Kemiskinan, Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB), Rumah Sehat BAZNAS (RSB), Rumah Layak Huni BAZNAS, BAZNAS Permodalan Ekonomi, Rumah Terang BAZNAS, Balai Ternak, Lumbung Pangan BAZNAS, Mualaf Center BAZNAS, Sekolah dan Pesantren Layak Belajar BAZNAS, serta program Air Bersih BAZNAS.
Menurut Sodik, berbagai program tersebut dirancang untuk memperkuat pilar kesejahteraan umat sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami menyambut baik upaya pengembangan kerja sama dengan LAZ Persis. Ke depan, sinergi ini dapat diperkuat melalui berbagai program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat dan penguatan pemberdayaan mustahik,” ujar Sodik dalam keterangannya, dikutip Senin (22/6/2026).
Ia menilai kolaborasi dengan berbagai lembaga zakat dan organisasi kemasyarakatan Islam menjadi salah satu kunci untuk memperluas jangkauan manfaat zakat kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum PP Persis, Jeje Zaenudin, mengapresiasi dukungan BAZNAS RI terhadap berbagai program LAZ Persis yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir, khususnya Program Umat Pintar yang berfokus pada pemberdayaan anak yatim dan dhuafa melalui beasiswa pendidikan.
Menurut Jeje, kerja sama yang terjalin sejak 2020 telah memberikan manfaat kepada penerima beasiswa mulai dari jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga perguruan tinggi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap program-program LAZ Persis, terutama program beasiswa bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana. Bantuan tersebut telah menghasilkan banyak prestasi dan karya dari para mahasiswa penerima manfaat, bahkan sebagian telah dituangkan dalam bentuk buku,” ujar Jeje.
Jeje berharap sinergi antara BAZNAS dan Persis tidak hanya berlanjut pada sektor pendidikan, tetapi juga diperluas ke bidang pemberdayaan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami berharap kerja sama yang sudah berjalan dapat terus ditingkatkan. Selain Program Umat Pintar, kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap pemberdayaan UMKM dan bantuan rumah layak huni juga sangat besar. Mudah-mudahan kolaborasi ke depan dapat terus kita tingkatkan bersama,” ucapnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi Syarifuddin, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, Ketua Bidang Maliyah PP Persis Aay M. Furkan, Ketua Bidang Perzakatan PP Persis Latief Awaludin, Direktur LAZ Persis Heri Sholehudin, serta jajaran pengurus lainnya.
Melalui penguatan kolaborasi ini, BAZNAS RI dan PP Persis berharap pengelolaan zakat nasional semakin optimal sehingga mampu memperluas program pemberdayaan umat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ekosistem zakat nasional.
(lam)